Memilih Topik Artikel

Memilih Topik Artikel

Sampai detik ini apakah masih ada yang bingung perbedaan tema dan topik blog? Tema adalah gagasan pokok atau ide pikiran dalam menulis artikel. Contoh topik blog adalah motivasi, bisnis online, kewirausahaan, pendidikan, kesehatan, kuliner, agama dan lain-lain.

Sedangkan topik blog adalah penjelasan lebih rinci dari sebuah tema. Atau bahasa sederhananya, satu tema terdiri dari beberapa topik yang membentuk satu tema tertentu.

Ada satu fakta yang patut saya bagi. Saat ini banyak bermunculan blog dengan tema motivasi. Namun uniknya, setiap blog motivasi memiliki kecenderungan masing-masing.

Ada 3 blog yang menjadi perhatian saya dalam bidang motivasi. Yaitu blog Agus Siswoyo, blog Arief Maulana dan blog Fadly Muin.

Ketiganya mempunyai kesamaan, yaitu mengambil tema motivasi. Tapi ketiga blog tersebut memiliki karakter penyampaian yang khas sesuai tujuan utama ngeblog. Tulisan-tulisan saya cenderung memotivasi para blogger pemula agar rajin menulis artikel blog.

Arief Maulana banyak membahas motivasi manajemen sebuah korporat yang kental dengan aroma akademis.

Sedangkan Fadly Muin lihai memainkan pikiran pembaca dengan tulisan yang mampu menggugah sisi idealisme setiap orang.

Begitulah keanekaragaman topik ngeblog yang dihasilkan dari sudut pandang yang berbeda pula. Lalu bagaimana memilih topik yang tepat?

Berikut ini beberapa panduan yang patut Anda perhatikan:

1. Topik disesuaikan dengan latar belakang pengetahuan atau keahlian Anda.
Tujuannya adalah mempermudah menggali ide penulisan sekaligus mempermudah menjiwai setiap kalimat yang tertulis. Apakah tidak boleh membahas topic yang bukan gue banget ? Boleh-boleh saja kok. Tapi membahas sesuatu yang berada di luar kemampuan Anda tentu saja membutuhkan lebih banyak energi. Anda perlu mendapatkan referensi yang dapat dipercaya, mengolah input versi mesin berpikir Anda, lalu menyajikan ke hadapan pembaca dengan cara Anda pula. Dan terakhir, Anda harus memperhitungkan efek terburuk jika tulisan Anda mendapat kritik pembaca karena salah tafsir dalam mengapresiasi sebuah ide.

Lain halnya jika topik pilihan Anda adalah bidang yang telah Anda geluti dan Anda menjalani setiap hari. Proses yang ribet seperti tertulis di atas tidak akan terjadi. Dan yang lebih penting lagi, meminimalkan resiko Anda mendapatkan miskomunikasi yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

2. Topik mengikuti perkembangan terkini.
Meski sampai saat ini masih ada sebagian blogger yang anti terhadap artikel fresh from oven (mengikuti perkembangan terkini), namun menulis artikel dengan topik kekinian memiliki satu nilai lebih dibanding artikel yang setia dengan pakem lama. Kelebihan tersebut terletak pada kemampuan menawarkan problem solving yang lebih tepat guna dan adaptif terhadap perubahan perilaku blogger era informasi.

Apalagi jika blog Anda mengambil tema teknologi gadget. Mengikuti info terbaru wajib hukumnya. Nggak lucu dong kalau di jaman Windows 7 ini Anda mencoba membahas operating system windows MS DOS 5.0. Karena saya yakin pemakai computer saat ini sudah menggunakan PC Windows XP ke atas.

3. Topik harus jelas ruang lingkup pembahasannya.
Inilah yang membedakan blog pribadi dengan diary online. Anda harus mengetahui dengan persis batasan-batasan pembicaraan sehingga Anda tahu kapan harus memulai dan kapan harus mengakhiri serta menuntaskan paragraph demi paragraph yang Anda tulis.

Manusia mempunyai kecenderungan bebas. Demikian pula seorang blogger, kalau tidak dibatasi ruang lingkup pembahasan, bisa-bisa Anda menampilkan ribuan kata dalam posting blog hanya untuk menghasilkan penulisan yang berbelit-belit tak ubahnya benang ruwet.

4. Topik menarik minat Anda pribadi sekaligus minat pembaca blog.
Tentu saja Anda harus menyukai topik yang sedang Anda bawakan. Pengunjung utama blog Anda bukanlah robot. Mereka manusia yang secara tidak langsung mampu mendeteksi aura yang mengalir melalui setiap kata-kata dalam artikel.

Energi yang terpancar dari tulisan Anda harus mampu mengajak pembaca untuk terus membaca artikel hingga tuntas sehingga terbentuk titik singgung yang mempertemukan interest antara pembaca dan penulis blog. Kalau pembaca sudah tertarik ke dalam dunia ciptaan Anda, maka proses membentuk komunitas blog semakin mudah terbentuk.

Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment