Riset Produk Online

OLEH ; ANDRE JURAGAN

Langkah 1 – Mendapatkan ide produk
Biasanya ada 2 tipe orang:
1. Orang yang langsung tahu apa yang pengen mereka jual
2. Orang yang ngga tahu apa yang dijual, meskipun sudah berpikir keras
Tipe pertama biasanya karena mereka menjual produk yang sesuai dengan passion-nya. Misalnya orang yang hobi fotografi menjual kamera dan aksesorisnya, atau yang antusias dengan fashion menjual pakaian.

Tipe kedua, karena mereka ngga punya passion. Atau karena hobinya ngga punya nilai jual. Memang passion dan hobi itu solusi yang paling praktis dalam berbisnis. Meskipun begitu, saya paham bahwa ngga semua orang punya passion yang bisa dijual.

Karena itu, untuk menentukan produk silahkan kamu ambil selembar kertas dan pulpen. Kemudian jawab pertanyaan-pertanyaan ini:
1. Apa permasalahan terbesar yang kamu atau orang di sekitar kamumalami saat ini? Adakah produk yang bisa menjadi solusinya?
2. Apa passion dari orang-orang di sekitar kamu yang membuat kamu kagum?
3. Pelatihan apa yang pernah kamu ikuti sewaktu sekolah, kuliah, atau setelah lulus?
4. Apakah ada di antara teman-teman kamu yang juga sedang berwirausaha? Apakah modelnya bisa ditiru?
5. Apa tren yang sedang naik daun di lingkungan sekitar kamu atau di luar negeri?
6. Apa yang sering dibeli dari luar kota atau luar negeri oleh orang-orang di sekitar kamu?
7. Apa keahlian, kebiasaan, barang milik kamu yang sering membuat kagum orang lain?

Oke ya, ke tujuh pertanyaan itu coba deh renungin baek-baek jawabannya yah . . tulis jawabannya di kertas dulu.. kalo di inget-inget doang, cepet lupa. Dari berbagai ide dari jawaban kamu itu. . .segera di evaluasi dan RISET.

Seperti halnya saya mendapat ide jualan jilbab Monochrome karena dari ngga sengaja istri saya dapat ‘laporan’ dari empunya toko kain, kalau sekarang jilbab monochrome sedang ngetrend lho . . .

NB:
Milih ide produk Lupakan karena faktor passionnya kamu yakk, cz kamu akan susah nemu jawabannya kalo masih bpikiran demikian. Karena belum tentu passion kamu memiliki nilai jual.. hmm. . . Jangan melanjutkan ke tahap kedua kalau kamu belum menjawab ketujuh pertanyaan di atas. Okey !!

Kalau sudah, silahkan lanjutkan. . . .

Langkah 2 – Meriset kelayakan produk
Kamu pasti pernah secara ngga sengaja melihat orang yang menjual produk yang ngga biasa, kemudian berpikir: “memangnya ada yang mau beli, ya?”

Produk-produk yang seperti itu memang akhirnya jadi gagal total atau justru adi booming. Dari sudut pandang orang ketiga, kita mungkin melihat idenya aneh.

Tapi sebagai manusia, kita cenderung suka nganggep ide yang kita miliki itu bagus…meskipun mungkin pada kenyataannya ngga demikian. Inilah yang terjadi ketika kamu nentuin produk. Kita, sebagai orang yang punya ide, ngga merasa aneh dengan ide kita. Padahal dari sudut pandang orang lain sebetulnya jenis produk yang kamu jual itu aneh. Ini terjadi karena si pemilik ide jatuh cinta dengan idenya, sehingga jadi buta
dengan pendapat orang lain.

Kalau kamu ngga berhati-hati, ini bisa jadi penyebab kegagalan berbisnis. Lebih baik kita sadar di awal apabila produk tersebut ngga layak dijual daripada sudah terlanjur jalan. Akan buang-buang waktu dan biaya.

Nah, Setelah kamu dapet ide produk dari matari sebelumnya Misal :
Dari 7 pertanyaan itu , saya nemu jawaban dan solusinya begini:
1. Banyak yang stress pada punya banyak Utang. . .
- Muncul deh Seminar Nyari Modal dari Bank ( jiah, jangan coba2 ikut yakk..saya pernah ikut dan dah TOBAT ) – ini jual jasa
- Muncul pak saptuari dengan bukunya kembali ke titik nol (nah ini saya demen deh, sedih kalo baca buku itu T.T )
2. Banyak yang passionnya mancing, solusinya jual alat pancing
3. Pelatihan bahasa inggris – jual jasa kursus, jual ebook Kursus Bahasa Inggris
4. Teman saya jualan Sancu, Sandal Culun (eh bener ga yah? >.<)
5.Yang sedang naik daun? Jilbab gaul. . .hehe
6. saya ga punya temen dari Luar Negeri -__-
7. Keahlianku menulis – so, jualan ebook solusinya .

Dari semua jawaban yang ada itu. . .jangan buru-buru di luncurin ke pasar. . di RISET dulu satu satu.. oke ??!! Sanggup?? :D

“ Duh, malah tambah bingung om. . . “
“ ribet nulis-nulis gtuan . . .”
“ kasih tau caranya yang cepet sj lah om, gmn cara nentuin produk yang laris itu gmn? “

Langkah 3 – Lupakan Nyari Ide, Langsung ke Tujuan T.T
Oke gaes. . . nda usah bingung lagi dah. . Saya akan bocorin CARA cari produk yang sedang laris yang belum banyak orang tahu. Yuh, praktek. . . langsung ke TKP “Kemana om? Pasti ke TOKOPEDIA yah ??”
SUALAHH!!!!

Maaf kalo saya agak berbeda cara cari IDE produk yang sedang larisnya bukan dari tokopedia dulu. Karena saya menggunakan Tokopedia sebagai sumber Riset produk dan Cari supliernya saja (itu kalo ga nemu suplier di offline). Karena di tokopedia cara dan keamanan transaksinya nyahuudd (sori, bukan lg
ngiklan :D ). Yapz, saya akan ngajarin kamu cari Produk di http://www.qoo10.co.id/ Gimana caranya?
Yuh simak. . .

1. Masuk Bestseller nya
2. pilih salahsatu produknya, saya milih ear headphone ini saja
Riset Produk Online
Dah gtu doank ?? Iyakk.. :D
.
Karena Bestseller di Q0010 lebih update dan terkini serta lebih banyak pilihannya daripada kita cari di hotlist Tokopedia. Jadi saya saranin buat kamu yang bingung nyari produk yang mau dijual segera menuju ke bestseller Q0010 saja dulu.
DONE.

Kenapa saya pilih produk itu?? Mungkin kamu harus paham dulu tentang bagaimana kriteria produk yang
nyahuud untuk kita jual.
1. Ukuran Produk ngga terlalu besar dan beratnya di bawah 3 kg. Dengan begitu, kamu ngga perlu repot melakukan penyimpanan dan pengiriman.
2. Produk harus lebih mahal dari ongkos kirimnya Pastikan Kamu menjual produk dengan harga diatas 40 ribu (misalkan saja) atau minimum pembelian jumlah produk senilai lebih dari 40 ribu sehingga Kamu terhindar dari permasalahan karena ongkos kirim mahal lebih mahal dari harga produk itu sendiri.
3. Cari margin yang Cukup. Margin dari produk gadget lebih kecil dari produk fashion. pastikan
Kamu mengetahui berapa keuntungan dari produk yang Kamu jual dengan melakukan perbandingan harga dari berbagai supplier.
4. Spesifik untuk kalangan tertentu. Misalnya kalau kamu menjual makanan, tentukan target pasar
tertentu misalnya anak kuliahan atau pekerja kantoran, dll. Dengan demikian, penjualan nantinya akan jadi lebih efektif.

5. Ngga dijual di mini-market dan swalayan. Orang lain ngga akan membeli dari kamu apabila mereka bisa
menemukan produk tersebut di tempat yang lebih terpercaya seperti swalayan.
6. Bukan produk KW. Kalau kamu pengen jadi penjual kecil-kecilan, menjual produk KW
atau tiruan mungkin ngga masalah. Tapi kalau kamu bercita-cita lebih tinggi, sebaiknya dihindari. Dalam
jangka panjang akan menyusahkan diri sendiri lho. . .
7. Menjual Produk Yang Memiliki Banyak Aksesoris. Jika Kamu jualan produk handphone dengan persentase keuntungan dari produk tersebut tidak terlalu besar, maka sebagai pedagang pun
kita akan menjual berbagai aksesoris handphone untuk mendongkrak penghasilan. karena persentase keuntungan dari aksesoris biasanya jauh lebih tinggi dibandingkan handphone itu sendiri. Contoh lainnya adalah kamera, dimana banyak sekali peralatan dan perangkat pendukung seorang fotografer untuk melakukan pekerjaannya, misalnya tripod dan lensa. Produk seperti ini dikenal dengan istilah Accessory-Rich Niches.
8. Menjual Produk Yang Sesuai Dengan Hobi Jika kita bisa menemukan produk yang sesuai dengan hobi, maka itu akan sangat membantu kita untuk mengembangkan bisnis dengan baik. Tentu akan sangat menyenangkan jika sebuah hobi bisa menjadi kegiatan yang menguntungkan (profitable).
Misalnya, jika kita menyukai kegiatan bersepeda, maka bisa dimulai dengan mencari produk yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.

Satu tambahan lagi, gaes. . .
kalau kamu pengen berjualan online sebaiknya produknya bukan pecah belah. Karena selain sulit untuk dikirim, kamu akan repot berhadapan dengan komplain pembeli apabila terjadi kerusakan dalam pengiriman.
Tapi semua pedoman di atas hanya untuk pemula. Untuk kamu sudah berpengalaman, silahkan diabaikan.

Lanjut ke produk yang dari q0010 tadi. “Smart Bass Over Ear Headphone” emmm. . . sebenernya sih saya dah mau memulai riset tentang Alat Pancing, ide produk hasil dari 7 pertanyaan di atas..
tapi lebih baik saya pandu riset produk yang lebih mudah nyari idenya saja (di Q0010) , biar kamu nanti bingungnya ga berlanjut
“ Eh, yakin tu headphone banyak peminatnya om ? “

LANJUT
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment