Mengatur SEO Onpage Website

SEO Onpage Website

Apa itu SEO Onpage?. Mungkin ada beberapa dari teman-teman yang bertanya akan hal ini. SEO onpage adalah pengaturan yang dilakukan pada website agar websitemenjadi lebih baik di mata search engine. Semakin baik pengaturan onpage sebuah website, maka website akan menjadi lebih mudah untuk bersaing di search engine tersebut (khususnya google).

Nah oleh karena itu, pengaturan seo onpage sebuah website adalah salah satu hal yang wajib dilakukan!.
“Bagaimana cara mengatur seo onpage sebuah website?, apakah saya akan mampu melakukannya?”. Jangan khawatir mas bro and sis semua, saya akan membimbingnya .

Namun perlu dingat bahwa hal ini tidak mudah dan dapat menyebabkan kerusakan pada website (jika anda tidak teliti melakukannya). Jadi, “HANYA LAKUKAN JIKA ANDA BENARBENAR
MEMAHAMINYA!”.

1. Pemasangan kode meta pada header Dan Melakukan Verifikasi website
Silahkan lihat source dari website anda terlebih dahulu, apakah sudah ada kode-kode meta seperti di bawah ini? (silahkan buka website anda kemudian tekan Control + U secara bersamaan)...
Code:
<meta content="follow,all" name="robots" />
<meta content="brandadisini" name="author" />
Penjelasan :
* Robots “follow, all” adalah metode crawler yang dilakukan oleh robots (search engine).
* Author adalah pemilik website, ganti "brandandadisini" dengan nama brand anda.
Jika kode-kode di atas ada yang belum terpasang, maka silahkan buka header.php website anda. Pasang kode-kode tersebut tepat di bawah kode title website anda. Sehingga akan menjadi seperti contoh di bawah ini (di bawah ini saya menggunakan nama brand IM Mastermind, ganti nama brand tersebut dengan nama brand usaha anda)...
Code:
<title><?php wp_title(' '); ?><?php if(wp_title(' ', false)) { echo ' : '; } ?><?php bloginfo('name');
?></title>
<meta content="follow,all" name="robots" />
<meta content="IM Mastermind" name="author" />
Jika sudah, silahkan di save terlebih dahulu. Langkah selanjutnya adalah masuk ke Google Webmaster Tools. Jika anda belum memiliki akun Google Webmaster Tools, silahkan mendaftar terlebih dahulu.

Silahkan login ke google webmaster tools jika anda telah memiliki akun google webmaster tools. Kemudian lakukan langkah di bawah ini…

  • Klik Tombol Add Site atau Tambahkan Situs yang ada di bagian kanan atas, kemudian masukkan url / alamat website anda dengan format menggunakan http:// (contoh : http://www.alamatwebsite.com )
  • Pada halaman selanjutnya, anda akan melihat pilihan untuk melakukan verifikasi. Silahkan klik “Metode Alternatif” atau “Alternate Method” kemudian centang pilihan “Tag HTML”
  • Copy kode HTML yang muncul, dan paste pada header.php website anda (tepatnya dibawah kode yang telah kita masukkan sebelumnya). Contohnya seperti di bawah ini
<title><?php wp_title(' '); ?><?php if(wp_title(' ', false)) { echo ' : '; } ?><?php bloginfo('name');
?></title>
<meta content="follow,all" name="robots" />
<meta content="IM Mastermind" name="author" />
<meta name="google-site-verification" content="v8bNc9qP1IC9_BgGj03Eqig2LbKcJ82PoKyDnGhhbY"
/>
  • Jika sudah silahkan di save dengan mengklik “update”.
  • Kembali ke google webmaster tools dan klik Verifikasi atau Verify. Jika berhasil, akan keluar tanda checklist berwarna hijau. Nah selamat anda sudah berhasil melakukan verifikasi website / toko online anda.
2. Pengecekan Title, Deskripsi Dan Lainnya Pada Website
Masih pada pembahasan SEO Onpage. Sebelumnya kita sudah melihat bagaimana cara membuat serta mengatur title, deskripsi dan keyword sebuah website. Nah kali ini kita akan membahasnya lebih detail dan lebih ke arah SEO. Silahkan lihat pembahasannya di bawah ini…
- Title Website
Untuk membuat title website yang baik dalam SEO, usahakan agar title tersebut tidak lebih dari 69 karakter (termasuk spasi, koma dan lainnya). Jumlah karakter bisa anda cek di sini.
- Deskripsi Website
Pada deskripsi website usahakan maksimal 159 karakter (termasuk penggunaan spasi, koma dan lainnya). Jangan sampai ada keyword yang diulang lebih dari 1 kali pada deskripsi website tersebut.
Contohnya seperti di bawah ini...
Benar : Toko online aneka coklat dan kue kering di Bandung. Unik, lucu, enak , cocok untuk lebaran, parsel, natal, tahun baru, imlek, arisan - Rumahemo.com
Kurang Baik : Toko online aneka coklat dan kue kering di Bandung. Kue kering dan coklat Unik, lucu, enak , cocok untuk lebaran, parsel, natal, tahun baru, imlek, arisan - Rumahemo.com
Salah : Toko online aneka coklat, kue kering di Bandung. Kue kering dan coklat Unik, lucu, enak.
Kue kering dan coklat kami cocok untuk lebaran, parsel, natal, tahun baru, imlek, arisan - Rumahemo.com
- Keyword Website
Pada keyword website, gunakan keyword-keyword yang anda targetkan. Mulai dari keyword utama hingga keyword turunan. Anda bisa menggunakan 15 - 18 keyword untuk website yang anda miliki tersebut (jangan terlalu banyak pengulangan). Perhatikan contoh keyword di bawah ini untuk website rumahemo.com
Code:
Rumah Emo, Kue Kering Bandung, Coklat, Kue Kering Emo, Kue Kering Emotion, Aneka Coklat, Aneka Kue, Kue, Aneka Kue Kering, Kue Kering Bandung, Coklat Bandung, kue kering lebaran, kue kering arisan, kue kering natal, kue kering imlek, kue kering tahun baru.

Dari title / judul, deskripsi dan keyword di atas, ada yang perlu benar-benar kita perhatikan. Yaitu relevansi (keterkaitan) dari kata-kata yang kita gunakan dengan topik pembahasan yang ada di website kita. Usahakan angka relevansi berada di atas 60%. Untuk mengecek relevansi dari title, deskripsi dan keyword website kita. Anda bisa menggunakan tool online ini...
http://www.seocentro.com/tools/search-engines/metatag-analyzer.html
http://www.metachecker.net/
Saya harap teman-teman sudah memahami langkah-langkah yang harus dilakukan di atas.

“Sulit juga mas onpage pada website”, oh jangan khawatir para pembaca semua, karena kesulitan tersebut belum berakhir haha. Pada tahap ini kita akan mempelajari SEO Onpage yang sedikit lebih sulit dari sebelumnya. Nah sebelum kita masuk ke pembahasan selanjutnya, sekali lagi saya himbau, “Hanya Lakukan Langkah-Langkah Di Bawah Ini Jika Anda Benar-benar Memahaminya!”. Silahkan Skip atau tinggalkan saja terlebih dahulu jika anda bingung bagaimana cara melakukannya. Yuk mari kita lihat pembahasan selanjutnya
.
3. Valid Dan Speed Website
Valid dan juga speed load dari sebuah website adalah beberapa hal yang cukup penting. Namun perlu diketahui bahwa untuk melakukan langkah yang ada di pembahsan ini tidak mudah, anda diwajibkan untuk berhati-hati ketika mencobanya!.

Memeriksa valid atau tidaknya sebuah website
Silahkan kunjungi validator.w3.org . Tool ini digunakan untuk memeriksa apakah pengaturan website kita sudah valid. Untuk mengetahui lebih jelas apakah website anda sudah valid, silahkan buka validator.w3.org dan coba periksa kevalidan dari website anda. Masukkan alamat website anda pada kotak yang ada, dan biarkan pengaturan seperti apa adanya (auto detect), kemudian Enter. Jika terdapat error atau warning, maka website anda belum valid. Pengaturan yang salah / error akan terlihat pada result dari pengecekan tersebut. Silahkan perhatikan apa saja yang error, kemudian periksa satu per satu pada website anda dengan cara melihat dari source code (control + u). Jika anda ingin mencoba melakukan pengeditan, saya minta anda untuk tidak secara langsung mencoba mengedit website utama anda. Karena jika salah, maka
akan terjadi keruskan pada website utama anda. Anda bisa mencobanya terlebih dahulu pada website anda lainnya, dan jangan lupa untuk membackup dengan menggunakan notepad sebelum anda melakukan pengeditan. Contoh website yang validbisa anda lihat dengan mengklik disini. Saat ini ada 2 format website yang biasa digunakan pada umumnya oleh pegguna wordpress, yaitu XHTML 1.0 Transitional dan HTML5. Mungkin akan muncul pertanyaan dari anda, “mengapa website yang anda miliki (yang berengine wordpress) hampir semuanya terdeteksi sebagai xtml 1.0 transional?”.

Hal tersebut disebabkan oleh kode yang ada di header.php website anda...
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" <?php language_attributes(); ?>>
<head profile="http://gmpg.org/xfn/11">
<meta http-equiv="Content-Type" content="<?php bloginfo('html_type'); ?>; charset=<?php
bloginfo('charset'); ?>" />
Jika anda ingin agar website anda terdeteksi sebagai HTML5 seperti rumahemo.com, maka anda bisa mengganti seluruh kode di atas dengan kode yang sangat simple di bawah ini...
<!DOCTYPE html>
<meta charset="utf-8">
Selanjutnya, silahkan buka footer.php website anda dan kemudian cari kode seperti kode dibawah ini…
<div id="footer">
content footer disini...
</div>
Ganti kode di atas dengan kode di bawah ini...
Code:
<footer>
content footer disini...
</footer>
Untuk mengecek valid atau tidaknya HTML5 sebuah website, anda bisa menggunakan tool online http://validator.w3.org tadi, lalu pilih pilhan HTML5 atau anda juga bisa menggunakan html5 checker lainnya seperti http://html5.validator.nu/ .

Memeriksa speed load sebuah website
Speed load sebuah website adalah salah satu bagian yang cukup diperhatikan oleh pelaku seo. Ada banyak hal yang menyebabkan kecepatan load dari sebuah website, beberapa diantaranya adalah seperti di bawah ini...
  • Yang paling penting adalah kecepatan server hosting anda
  • Ukuran file gambar yang digunakan di website (baik berat ataupun ukuran gambar tersebut).
  • Script yang digunakan pada website
  • Css yang digunakan pada website
  • Dan lainnya
Baik sekarang mari kita coba, silahkan buka http://gtmextrix.comkemudian masukkan alamat website anda. Jika Page Speed Grade diatas 70% berarti speed load dari website anda sudah cukup bagus. Jika masih kurang dari 70%, maka anda bisa melakukan percobaan pengeditan.

*Percobaan pengeditan dapat dilakukan untuk website anda yang lainnya terlebih dahulu (yang bukan website utama anda).

Perhatikan apa saja yang masih merah dan lakukan pengeditan. Apa saja yang perlu diperhatikan?...
- Jika anda menggunakan gambar-gambar yang cukup besar (baik dari segi berat file dan ukuran gambar, maka edit dan compess lah gambar tersebut kemudian upload ulang).
- Jika anda menggunakan terlalu banyak script, maka perhatikan script-script yang tidak berguna kemudian hilangkan atau hapus saja.
- Untuk minify kode seperti html dan lainnya, perhatikan suggest yang diberikan kemudian bandingkan dengan kode yang anda gunakan.
- Perhatikan juga hal-hal lainnya kemudian lakukan sedikit browsing (googling) untuk menemukan solusi permasalahan tersebut.

"Wah saya bingung bagaimana cara melakukannya". Anda tidak perlu bingung, cukup lakukan sebisa anda saja lalu tinggalkan saja yang lainnya . Tidak ada paksaan anda harus bisa melakukan pengeditan untuk mempercepat loading website anda (toh jika anda sudah tahu,maka anda bisa menggunakan jasa orang lain yang sudah paham bagaimana cara melakukannya).Saya rasa selanjutnya akan muncul pertanyaan dari anda, "saya melihat Yslow, apa itu Yslow dan bagaimana cara mengeditnya"?. Yslow adalah beberapa penjelasan tentang hal-hal apa saja yang membuat website anda lambat dalam hal load. Anda bisa melakukan pengeditan seperti pengeditan pada page speed dan anda juga dapat meng-ignorenya jika anda tidak paham bagaimana caranya.

4. Memasang Dan Mengatur Hal Lainnya Pada Website
Berikut adalah beberapa hal lainnya yang bisa anda pasang pada website anda...
a. Plugin dagon design sitemap generator
Silahkan download plugin ini di website resmi mereka disini. Upload plugin tersebut dan aktifkan. Atur settingan dari plugin dagon design tersebut, caranya...
* Login ke website anda, lalu klik pilihan settings > DDSitemapGen. Kemudian lihat kotak "Items per page". Isi atau ganti isi dalam kotak tersebut dengan angka 0 (nol)
* Jika sudah, silahkan klik "update options" yang ada di bagian bawah. Selanjutnya, buatlah sebuah page atau halaman baru pada website anda. Caranya...
* Pilih pilhan Pages > add new page. Isi judul page dengan nama Index dan pilih format penulisan Text (bukan visual), kemudian masukkan kode di bawah ini...
<!-- ddsitemapgen -->
* Jika sudah silahkan publish page tersebut. Nice, anda sudah memiliki halaman tersendiri untuk peta situs artikel dan lainnya pada website anda.
b. Pemasangan link-link penting pada footer website
Bukalah footer.php website anda dan pasang link-link penting berikut ini...
- Link homepage website anda. Anda bisa memasang link website anda pada bagian footer, baik dengan menggunakan achor keyword yang anda targetkan atau tidak. Link page index (dagon design sitemap yang sudah anda buat).Pasanglah link dari halaman index (DDSitemapGen) yang telah dibuat tadi dengan anchor text "Index".
- Link xml sitemap website anda. Pasang juga link dari xml sitemap website anda. Url atau link dari xml sitemap anda biasanya beralamat di http://alamatwebsiteanda.com/sitemap.xml
- Link profile Google+ anda. Jika anda belum memiliki akun google+, maka buatlah akun Google+ terlebih dahulu kemudian pasang link profile anda tersebut pada footer.php website anda.
Pemasangan link dengan menggunakan kode html a href. Contoh pemasangan link secara manual
<a href="http://linkwebsiteanda.com" title="keyword anda">keyword anda</a>
Contoh pemasangan link Google+ adalah seperti di bawah ini...
<a href="https://plus.google.com/110244848027081229150/posts"
target="_blank">Profile</a>


5. Penggunaan h1, h2, h3, h4, h5, h6
Pengaturan yang satu ini mungkin akan lebih membingungkan, tapi anda bisa melakukannya secara perlahan atau minta bantuan mereka yang sudah mengerti saja. Silahkan buka dulu website anda (homepage atau halaman depan), kemudian lihat source dari website anda tersebut dengan menekan control + U . Setelah source kode bisa anda lihat, tekan control + f untuk melakukan pencarian.

Akan muncul kotak pencarian pada bagian bawah, masukkan h1 lalu enter (untuk mencari h1 pada website anda). Begitu juga dengan h2, h3, h4 dan lainnya. Perhatikan apakah sudah terdapat h1, h2, h3, h4, h5 dan lainnya?. Jika belum, mari kita pasang secara manual dengan memerhatikan langkah-langkah di bawah ini. Mohon hanya dilakukan jika anda sudah paham bagaimana melakukannya. Untuk anda yang ingin mencoba, silahkan gunakan blog dummy atau website anda lainnya yang bukan website utama anda.

Berikut adalah pembahasannya...
1. h1 adalah identitas utama dari website kita. Anda dapat menempatkan keyword utama yang anda targetkan sebagai h1. Maksimal penggunaan h1 adalah 1 saja.

2. h2 adalah sebagai identitas penguat, anda dapat menempatkan keyword menempatkan keyword yang anda targetkan pada h2 ini. Tapi perhatikan bahwa keyword yang kita gunakan tidak boleh terlalu memaksa atau tidak natural. Anda boleh menggunakan lebih dari satu h2 pada website anda.

3. h3 - h4 adalah indentitas pendukung. Pada h3 dan h4 ini, anda bisa menempatkan keywordkeyword
pendukung atau keyword turunan yang anda targetkan. Berapa banyak kita bisa menggunakan h3 - h4?. Untuk h3, anda dapat menggunakan lebih dari 1, sedangkan untuk h4, cukup gunakan satu saja.

4. h5 - h6 adalah identitas tambahan dari website yang kita miliki. Biasanya pada h5 dan h6 ini, pelaku seo menggunakan kata-kata yang masih berkaitan dengan keyword (tapi tidak singkat).

Kebanyakan pelaku seo sering memaksimalkan penggunaan h1 dan lainnya tersebut hanya pada halaman depan atau homepage website saja. Pemasangan h1 dan lainnya pada homepage atau halaman depan website, bertujuan agar website yang kita miliki lebih mudah untuk dikenali oleh search engine / mesin pencari (untuk keyword utama yang kita targetkan). Bagi anda yang ingin mencoba memasang h1 dan lainnya di atas, silahkan hanya melakukan pengeditan atau pemasangan pada halaman depan (homepage) website saja. Anda bisa memasangnya pada index.php atau lainnya (sesuai dengan pengaturan theme yang anda gunakan). Cara lainnya adalah, anda bisa membuat halaman khusus (page tersendiri) dan kemudian mengaturnya agar static atau sticky, sehingga halaman khusus tersebut menjadi halaman depan pada website anda (caranya : Setting > Reading > Centang “A Static Page” > Pilih halaman yang anda inginkan> Save Changes). LAGI! saya ingatkan, cobalah terlebih dahulu pada website anda lainnya atau blog dummy anda terlebih dahulu dan jangan lupa untuk melakukan backup!

Berikut adalah contoh penggunaan h1 dan lainnya...
h1 : <h1 class="page-title">Toko Online Kue Kering Dan Coklat Di Bandung – Rumah Emo</h1>
h2 : <h2 style="font-size: 16px;">Kue Kering Dan Coklat Rumah Emo</h2>
h3 : <h3 style="font-size: 16px;"><span style="color: #ffffff; text-shadow: black 0.2em 0.1em
0.5em;"><strong>Kue Kering Rumah Emo</strong></span></h3>
h4: <h4 style="font-size: 15px;"><span style="color: #ffffff; text-shadow: black 0.2em 0.1em
0.5em;"><strong>Kue Coklat Rumah Emo</strong></span></h4>
h5 : <h5>Ingin Menjadi Reseller Rumah Emo?</h5>
h6 : <h6 style="font-size: 14px;"><span style="color: #000;">Kue Kering Dan Coklat Buatan

Rumah Emo, Enak, Lezat Dan Khas...</span></h6>

Contoh di atas adalah pengaturan h1 dan lainnya pada website rumahemo.com . Anda bisa melihat source kode dari rumahemo.com jika ingin melihat lebih jelasnnya.

Info : untuk mengatur tampilan dari text h1, h2 dan lainnya anda bisa menggunakan style seperti di atas.
* font-size : ukuran tulisan
* color : warna tulisan
* text-shadow : bayangan pada tulisan (jika anda mau menggunakannya)
Anda juga bisa menggunakan style lainnya sesuai dengan yang anda inginkan agar pemasangan h1 dan lainnya tidak mengurangi nilai design dari website anda.

6. Penambahan kata-kata untuk memperkaya halaman depan website
Jika sebelumnya anda sudah melihat pengaturan h1, h2 dan lainnya pada website rumahemo.com, maka anda akan melihat ada kata-kata yang ditambahkan pada setelah h2, h3 dan lainnya (kecuali h6). Ya saya sengaja melakukan hal tersebut agar penambahan h2, h3 dan lainnya terlihat lebih natural dan halaman depan website lebih kaya akan kata-kata (Website yang rich content / kaya kata-kata akan semakin disukai oleh search engine). Bagi anda yang ingin melakukannya, anda bisa menambahkan kata-kata welcome dan juga sedikit penjelasan tentang keunggulan produk atau jasa anda serta lainnya seperti yang saya lakukan di
rumahemo.com.
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment