NO SELLING, DYING ?

NO SELLING, DYING

Bagi sebagian orang ungkapan No Selling, Dying! atau Kalau Nggak Jualan bakal Mati (baca: hidup susah) dinilai sangat kejam. Namun, percayalah ini bakal dirasakan bagi Anda yang menggantungkan hidup dari bisnis.

Banyak klien yang datang kepada Saya untuk konsultasi mengenai bisnisnya karena penjualan yang turun sehingga membuat usahanya hampir bangkrut. Kalau usahanya bangkrut, maka mereka sudah tidak punya penghasilan lain. Padahal setiap bulan HARUS…
  • Membeli kebutuhan sehari-hari keluarga
  • Membayar biaya sekolah anak
  • Membayar berbagai cicilan hutang
  • Ikut menanggung kebutuhan hidup orang tua dan adik-adik
  • dan lain-lain
Kalau Anda mengalami kondisi seperti ini, apakah masih bisa santai-santai dalam jualan? Bangun wooiii…!! JUALAN…!!!

Tanamkan dalam diri prinsip No Selling, Dying! Kalau Saya berhenti Jualan, maka tamatlah sudah. Kalau sudah begini, hari-hari Anda bakalan penuh energi untuk terus Jualan. Anda akan selalu ingat, ada keluarga dan karyawan yang berharap bisnis Anda terus tumbuh dan berkembang. Buatlah target yang tinggi, bekerja keras dalam melakukan penjualan, dan lalukan tes & ukur setiap aktivitas penjualan Anda.

Pernahkah terbayang oleh Anda jika kehidupan Anda terus dikerubungi oleh banyak uang? Sehingga seakan-akan Anda memiliki Magnet Uang.

Tenang... kini Anda dapat menjadi magnet uang tanpa perlu ke dukun, paranormal atau sampai mandi kembang 7 rupa selama 7 hari 7 malam, hehehe.. #Lebay

Saya baru sadar, ternyata cara yang paling ampuh menjadi magnet uang adalah dengan JAGO JUALAN. Kalau sudah jadi magnet artinya bukan Anda yang mencari-cari, namun Anda yang bakal dicari-cari seperti selebritis. Banyak orang yang bisa bikin produk berkualitas, sayang tidak banyak yang bisa menjualnya. Nah disitulah mereka akan mencari-cari Anda.

Kalau Anda sudah terkenal jago jualan, bakal banyak pengusaha yang datang kepada Anda untuk bekerjasama. Anda diminta membantu mereka dalam penjualannya. Enaknya, Anda bisa menjual tanpa perlu membayar uang muka, bahkan tanpa perlu stok. Diskon yang Anda dapat juga bisa setara distributor. Asyik apa asyik?

Itulah nasib orang jago jualan. Mereka akan dicari banyak orang dan menjadi magnet uang. Dicari-cari pengusaha lainnya untuk diajak kerjasama. Saya sendiri merasakannya. Banyak pengusaha yang ingin bekerjasama dengan Saya mulai dari produk herbal, makanan, tour and travel, hingga bidang kecantikan. Mulai yang harganya ratusan ribu hingga yang harganya ratusan juta. Bukan hanya itu, banyak juga yang ingin menjadikan Saya sebagai konsultan perusahaannya, khusus menangani bagian penjualan. Mengapa bisa demikian? Tahu sendiri lah… hehehe
So, jika Anda ingin menjadi magnet uang, tidak ada cara lain selain menjadi orang yang jago jualan. Ayo buktikan!

Guru Saya pernah bilang kepada Saya bahwa ada dua hal dasar yang harus dimiliki pengusaha, yaitu KEBERANIAN dan PEMASARAN. Seorang pengusaha harus punya keberanian, apalagi kondisi iklim usaha penuh ketidakpastian. Kalau pengusaha tidak punya keberanian, mending jadi bawahan. Hanya berani jika sudah ada kepastian. Heu...

Nah... supaya bisnis bisa bertahan lalu berkembang, tidak cukup hanya modal berani saja, butuh skill pemasaran. Tanpa ilmu pemasaran hasilnya bisa pas-pasan, pas butuh, pas nggak ada. Capek deh…
Salah satu ujung tombak dari pemasaran adalah JUALAN. Kalau Anda sebagai pengusaha tapi nggak bisa jualan, mending tutup aja bisnisnya. Mungkin ada yang bilang, “Kejam banget, coach!”. Mending Saya bilang dari sekarang dan Anda sakit hati lalu mulai membenahi diri, daripada nanti bisnis Anda bangkut akibat tidak bisa jualan. Jujur, rasanya lebih menyakitkan, bung… Percaya deh..

Makanya ada yang menyarankan sebelum terjun ke dunia usaha dengan merk atau brand sendiri, cobalah jualan merk orang lain terlebih dahulu. Mulai dari jadi dropshipper yang tanpa modal dan tanpa stok, atau jadi reseller jika sudah punya banyak pelanggan.

Awal-awal Anda fokus kejar omset serta cashflow yang cepat serta membangun jaringan penjualan. Nah, saat skill jualan mulai terasah dan jaringan penjualan sudah terbentuk, maka mulailah bangun merk atau brand Anda sendiri.

Kalau ditanya bagaimana cara mendapatkan uang, maka jawabannya banyak. Namun kalau ditanya, apakah yang bisa menghasilkan uang dalam waktu cepat? Maka jawabannya adalah J.U.A.L.A.N.
Misal...
  • Kerja, nunggu gajian di akhir bulan
  • Investasi, nunggu bagi hasil (profit sharing)
  • Bisnis, nunggu dividen (itu pun kalau untung)
  • Project, nunggu project selesai
Hampir semua pekerjaan tersebut adalah MENUNGGU. Sedangkan jualan, hasilnya bisa dirasakan seketika. Kita jualan produk tertentu, laku, dapat duit deh. Cepat kan?

Saya pernah membuktikannya. Suatu ketika Saya sedang mengetes salah satu teknik jualan yang ingin Saya tulis dalam buku ini. Ternyata eh ternyata, hasilnya LUAR BIASA! Tak disangka, dalam waktu kurang dari 5 jam, Saya mampu mengumpulkan uang 20 juta. Alhasil selama 1 minggu, setelah dikumpul-kumpul, total omset yang didapat lebih dari 100 juta. Padahal cuma jualan buku. Hehehe.. Gurih kan?

Sudah terbukti, jika kita ingin mendapatkan uang dalam waktu cepat, maka income stream (pipa penghasilan) tercepat adalah jualan. Masih nggak percaya? Buktikan sendiri!

Sebagian dari Anda mungin tidak percaya bahwa dunia penjualan itu asyik. Kenapa? Karena yang Anda hadapi adalah penolakan demi penolakan. Kalau Anda sudah stok produk banyak, produknya nggak laku dan numpuk di gudang, boro-boro asyik, yang ada malahan puyengnya minta ampun...

Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment