98 Cara Untuk Mengoptimalkan Website Untuk Penjualan (2)

Pengukuran menggunakan Google Analytics

3. Pengukuran menggunakan Google Analytics

3.1 Apa yang dimaksud dengan Google Analytics?


Google Analytics adalah sebuat perangkat yang membuat Anda bisa mengukur trafik kunjungan ke website Anda dengan menggunakan yang namanya Google Analytic Code. Perangkat ini memudahkan Anda untuk
mendapatkan informasi mengenai pengunjung website Anda sebagai berikut:
1. Berapa jumlah pengunjung yang datang
2. Berapa lama pengunjung berada di website Anda
3. Halaman mana yang paling lama dikunjungi
4. Halaman mana yang hanya dikunjungi sebentar
5. Di bagian mana yang membuat pengunjung meninggalkan website Anda
6. Data-data lain yang bisa Anda gunakan untuk keperluan Anda

3.2 Bagaimana memulai pengukuran dengan Google Analytics

Jika Anda ingin Google Analytics mengukur target konversi Anda, Anda harus membuat beberapa tujuan atau goal. Sebelum Anda menentukan goal ada baiknya Anda memenuhi beberapa hal ini terlebih dahulu.

Berikut ini hal-hal yang harus Anda perhatikan, Tentukan tujuan: berikan nama spesifik pada tempat yang Anda tujukan untuk pengunjung website Anda di satu kolom. Nama yang bisa digunakan misalnya “daftarkan email”, “berlangganan newsletter” atau “download e-book”. Dalam beberapa kasus, daftar ini bisa sampai 10 halaman, meskipun sebenarnya tergantung pada keadaan masing-masing. Yang Anda lakukan hanyalah membuat daftar tujuan yang ingin Anda jadikan sasaran untuk pengunjung website Anda.

Dengan demikian, Google Analytics bisa menghitung keuntungan dari investasi Anda, membuat estimasi dan pengukuran lain dengan menggunakan jumlah / nilai target, sehingga Anda bisa menghitung seberapa banyak pengunjung website yang datang sesuai tujuan Anda.

Sebagai contoh, jika transaksi yang terjadi dari “berlangganan newsletter” hanya 1% dari target Anda, katakanlah target penjualan Anda adalah $500, maka pencapaian newsletter tersebut bisa dihitung sebagai $5 saja.

Tentukan Target Anda
Ketika Anda sudah menentukan target Anda, lakukanlah:
1. Log in pada akun Google Analytics di https://www.google.si/analytics/.
2. Tuliskan target-target Anda pada kolom “Action” lalu klik “Edit”
3. Pada kolom “Target” pilih empat set di mana Anda bisa menuliskan target-target Anda (satu set maksimal 5 target) lalu klik “Add Target”. Jika Anda menggunakan empat set tersebut, maka Anda bisa menuliskan maksimum 20 target.
4. Masukkan nama tujuan agar Anda bisa melihat laporannya dengan cepat
5. Pilih ON atau OFF. Jika Anda memilih ON, maka Google Analytics akan mengikuti target konversi. Jika Anda pilih OFF, maka Anda menonaktifkan target, tetapi tidak menghapusnya.
6. Pilih posisi target. Pada drop-down menu, Anda bisa memilih daftar target untuk melakukan pengaturan pada target yang Anda inginkan untuk ditampikan dalam kolom “Target” pada laporan. Anda bisa juga memindahkan target dari satu set ke set lain.
7. Pilih satu di antara tiga jenis target, bisa dalam bentuk “URL tujuan”, “Waktu Kunjungan”, maupun “Halaman yang dikunjungi”.
8. Saat Anda memilih tombol untuk menentukan jenis target, maka akan tampil “Detail Target”. Lalu Anda bisa memasukkan informasi mengenai tujuan. Anda bisa memilih target “URL tujuan”.
9. Klik “Yes, create a funnel for this goal”
10. Masukkan “URL” landing page yang mengarah pada konversi. Landing page ini harus sesuai dengan target Anda. Sebagai contoh, jika target Anda adalah mengetahui berapa orang yang melakukan pembelian, maka jangan arahkan tujuan pada halaman keterangan produk.
11. Pada langkah ini, masukkan “nama”
12. Jika Anda memilih langkah “Required step”maka pengunjung website yang mengunjungi website Anda tanpa mengikuti urutan yang Anda tentukan tidak akan dimasukkan dalam perhitungan konversi.
13. Lakukan pembuatan daftar target Anda dengan menggunakan variasi urutan. Anda bisa memasukkan 10 variasi urutan dan setidaknya minimal satu urutan.
14. Klik “Save Changes” untuk membuat tujuan dan urutan ini, atau klik “Cancel” untuk keluar tanpa menyimpan data.

3.3 Bagaimana memulai konversi Anda?
Gunakanlah pengukuran statistik dari Google Analytics untuk menentukan bagian mana dari website Anda yang lemah dan bagian mana yang paling sering dikunjungi oleh pengunjung website Anda. Dari data ini Anda bisa membuat daftar evaluasi tentang:
1. Iklan-iklan Anda
2. Kekuatan penjualan Anda
3. Landing Page Anda
4. Halaman yang memunculkan gambar produk
5. Halaman-halaman detail produk
6. Halaman Shopping Cart / Keranjang Belanja
7. Staf call center
8. Kapan dan Bagaimana proses penjualan terjadi

3.4 Apakah kompetisi bisa membantu penjualan?
Jika Anda menggunakan teknik terbaik dalam penjualan, melakukan tes pada website Anda, maka Anda telah membuat bisnis Anda unggul dalam kompetisi dan menjadi jalan untuk Anda mendapatkan konsumen
dan meningkatkan kesuksesan.

BERSAMBUNG
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment