Membuat Killer Content

Killer Content

Bangun Personifikasi Pembeli Anda
Seorang inbound marketer (marketer yang memilih menggunakan strategi untuk menarik customer datang ke perusahaan daripada melakukan penjualan langsung) harus mempunyai gambaran mengenai audiensnya agar dapat merancang konten yang optimal seperti layaknya publisher. Siapakah customer atau prospek yang ideal? Apa yang menjadi perhatian, kebutuhan, minat terbesar mereka? Dari manakah Anda dapat menarik mereka – melalui search engine, social media, atau blog – dan konten seperti apa yang menarik perhatian mereka? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang dapat membantu Anda untuk mengembangkan personifikasi pembeli.
Personifikasi adalah penjelasan fiksional yang dapat menggambarkan customer ideal Anda, berdasarkan data nyata termasuk data demografis dan perilaku mereka saat online, bersama dengan spekulasi mengenai sejarah atau latar belakang, motivasi, dan perhatian mereka.
Mengembangkan personifikasi dapat dimulai dengan melakukan riset atas pelanggan (customer) yang sudah ada untuk mengidentifikasi tipe pembeli yang paling umum atas produk atau jasa Anda. Anda bisa jadi memiliki lebih dari satu tipe pembeli, namun masingmasing harus disertai deskripsi detil, termasuk nama, titel kerja atau peran, informasi industri atau perusahaan dan informasi demografis.

Sebagai contoh, komunitas pelanggan sebuah bank dapat terdiri dari pemilik bisnis kecil dan ibu-ibu yang mengatur akun bank untuk keluarga kecil. Dalam kasus ini, pemasar bank dapat menamakan personifikasi pembeli dengan “Bob, si pemilik bisnis” dan “Mary, ibu yang sibuk” dan juga penjelasan detil mengenai tanggung jawab mereka, ukuran tipikal pendapatan bisnis atau rumah tangganya, pada daerah geografis manakah mereka tinggal, dan seterusnya.

Berdasarkan profil tersebut, Anda dapat menarik garis kesulitan (pains), kebutuhan (needs), dan jenis tantangan (challenge) masing-masing personifikasi dengan menanyakan beberapa pertanyaan berikut:
  • Permasalahan terbesar apakah yang mereka coba selesaikan?
  • Apakah kebutuhan terbesar mereka?
  • Informasi apakah yang mereka coba cari?
  • Trend apakah yang mempengaruhi kesuksesan bisnis atau pribadi? 
Melakukan analisa terhadap jalur perubahan dari seorang prospek yang berhasil dikonversi menjadi pelanggan merupakan strategi yang bagus untuk mendapatkan pemahaman kebutuhan (needs) dan tantangan (challenge) atas target audiens Anda.

Dalam kasus bank tadi, “Bob, si pemilik bisnis” mempunyai tipikal mencari jasa yang ditawarkan oleh beberapa merchant seperti pembayaran secara elektronik dan servis yang bisa memberikan kredit usaha. Suatu ketika dia membaca sebuah artikel mengenai pembayaran secara elektronik dapat meningkatkan arus kas dan riset mengenai batas kreditdapat mendanai kegiatan operasi yang sedang berjalan. Berdasarkan aktivitas tersebut, kesulitan (pains) / kebutuhan (needs) /tantangan (challenges) personifikasi dari Bob
adalah :
  • Mengatur arus kas dan melakukan penghematan biaya
  • Memperkecil dampak perlambatan ekonomi terhadap bisnisnya
Mengembangkan Profil Pembeli
Selanjutnya adalah mengembangkan profil dari masing-masing tipikal perilaku
pelanggan saat mereka online. Setelah Anda mengetahui siapa mereka dan kebutuhan
mereka, sekarang pikirkan semua cara atau pencarian yang mungkin mereka tempuh untuk
melakukan pembelian dari website Anda maupun website lainnya. Berikut adalah
pertanyaan-pertanyaan yang seharusnya Anda tanyakan:

  • Apa yang mereka lakukan saat online? Apakah mereka membaca blog? Apakah mereka aktif di Twitter, Facebook, atau jejaring sosial lainnya? Pencarian yang bagaimanakah yang mereka lakukan? Apakah mereka berlangganan berita melalui email?

  • Informasi apakah yang cenderung mereka cari secara online? Edukasi? Artikel masa kini yang sedang tren? Alat interaktif seperti kalkulator atau kertas kerja (worksheet)? Apakah mereka menonton atau mendengarkan podcasts?

  • Produk manakah yang mereka habiskan waktu paling banyak untuk pencariannya? Bagaimana mereka akan menggunakan produk tersebut?
Hasil dari proses ini seharusnya menjadi deskripsi detil atas demografis, kebutuhan, dan perilaku personifikasi pembeli Anda. Lebih banyak detil yang Anda masukkan sebagai informasi personifikasi, semakin mudah bagi Anda untuk membangun konten bagi masingmasing target pelanggan dan kemana Anda harus mempromosikan konten tersebut.

BERSAMBUNG KE BAGIAN 2
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment