Teknik Selling Blusukan Ala Dewa Eka Prayoga

Teknik Selling Blusukan Ala Dewa Eka Prayoga

Strategi yang kedua Saya namakan: BLUSUKAN. Maksudnya? Istilah "blusukan" ramai terdengar terutama saat Pak Presiden Jokowi melakukan tugasnya mengunjungi dan bertemu langsung dengan rakyatnya di jalanan.

Apa hubungannya dengan strategi penjualan? Inilah yang bisa Anda lakukan saat mengenalkan, mempromosikan, dan menjual produk Anda di khalayak ramai. Anda bisa melakukan SEMINAR GRATIS untuk semakin mendekatkan diri dengan calon pelanggan. Strategi ini akan sangat cocok digunakan terutama bagi Anda yang memiliki product knowledge yang rumit, perlu edukasi lebih, dan ingin m e n j a d i p a r t n e r b i s n i s .


Misalnya, Anda bergerak dalam jasa pelatihan, maka strategi ini akan sangat cocok Anda gunakan. Atau Anda bergerak dalam bidang bisnis franchise yang sedang mencari mitra, maka strategi ini akan cocok dilakukan untuk sekalian memberikan peluang usaha. Bagaimana cara melakukannya?


Berikut saran Saya dalam menggunakan strategi Blusukan di lapangan:
• Buat seminar gratis. Infokan ke sebanyak-banyaknya orang terutama mereka yang menjadi target market Anda. Imingimingi mereka untuk hadir dalam seminar tersebut.
• Untuk menjadi penarik peserta, undang pembicara-pembicara yang memiliki basis masa dalam jumlah yang banyak. Duetkan dengan Anda. Atau, biarkan pembicara tersebut berbicara,
tapi Anda sebagai pihak penyelenggara (EO) acara tersebut. Sehingga Anda bebas mempromosikan produk Anda ke mereka.
• Edukasi mereka terus menerus selama berjam-jam tentang informasi yang bermanfaat. Ingat prinsip "Sharing dahulu, Selling kemudian".
• Di sesi terakhir seminar, lakukan back end sales dengan cara menjual produk-produk Anda jenis lainnya. Atau jika produk Anda adalah jasa seperti pelatihan, lakukan funneling untuk menjaring mereka masuk ke kelas berikutnya. Untuk sukses melakukan hal ini, Anda harus menguasai ilmu dan teknik Selling On The Stage.
• Teknik Selling On The Stage adalah gabungan dari teknik Otoritas + Now or Never + Kelangkaan + Ya Ya Ya + Harga Coret. Anda bisa mempelajarinya dalam buku ke-4 Saya yang berjudul 30 HARI JAGO JUALAN.
• Edukasi peserta tentang dengan WHY, WHY, dan WHY. Kenapa materi ini penting untuk mereka ketahui. Kenapa mereka harus memahami materi ini. Kenapa mereka harus peduli dengan materi ini. Kenapa mereka harus tahu masalah sesungguhnya. Kenapa mereka harus beli produk Anda atau ikut kelas Anda berikutnya.
• Singgung terus peserta dengan pertanyaan-pertanyaan yang sekitarnya "nampol" ke mereka. Buat terlebih dahulu skenario Selling On the Stage di awal sebelum Anda mengisi seminar.
• Hadirkan solusi atas permasalahnan yang mereka alami.
• Anda harus memiliki percaya diri yang tinggi ketika meminta mereka melakukan action. Jangan sampai terlihat lemas, karena energi Anda akan terpancar dan menular ke peserta, sehingga mereka tidak tertarik untuk beli.
• Lakukan closing dengan penuh energi dengan nada suara yang cukup tinggi agar mereka berebut ngantri ke belakang untuk membeli produk Anda, dazar program Anda selanjutnya, atau membeli peluang usaha yang Anda tawarkan.


Jika Anda sudah terlatih menggunakan strategi dan teknik ini, maka Anda bisa mendapatkan omzet puluhan bahkan ratusan juta rupiah hanya dalam waktu satu hari saja. Saya pribadi sering melakukannya dan membuktikan hal tersebut. Hasilnya benar-benar DAHSYAT! Saya bisa meraup omzet 30-50 juta dalam waktu kurang dari 5 menit. Itu baru dari hasil Selling On the Stagenya saja, belum dari peluang usaha yang ditawarkan ke mereka, yang tentunya akan menghasilkan omzet
dan profit yang cukup besar di kemudian hari.


Bagaimana, apakah Anda sudah memiliki gambaran mengenai strategi BLUSUKAN ini? Kapan Anda akan melaksanakan seminar perdana Anda? Ditunggu undangannya ^_^  


Jurus Selling Machine Gun  
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment