30 teknik jualan laris 6

18. GALI ALASAN
‚APA ALASAN SAYA HARUS BELI PRODUK ANDA?‛
Seringkali kita perlu mengingatkan calon pembeli tentang alasan kenapa mereka harus beli produk kita. Inilah yang dimaksud dengan teknik GALI ALASAN.
Ada beberapa alasan yang kita gali dan beritahu kepada calon pembeli kita, diantaranya:
 Kenapa Saya harus beli produk Anda?
 Kenapa Saya harus beli ke Anda?
 Kenapa Saya harus beli sekarang?
Untuk memudahkan dalam memahaminya, Saya akan ambil contoh penggunakan teknik GALI ALASAN ini untuk produk-produk Saya yang ada di www.Billionaire-Store.com.

“Kenapa Saya harus beli produk Anda?”
1. Produknya berupa buku-buku praktis yang mudah dipraktikkan
2. Isinya bukan hanya motivasi, apalagi hanya sekedar teori. Full strategi dan teknik yang sudah terbukti
3. Bahasanya ringan dan mudah dimengerti
4. Disertai banyak ilustrasi sehingga tidak membosankan untuk dibaca
5. Ditulis oleh penulis buku best seller, @DewaEkaPrayoga
6. Telah direkomendasikan oleh banyak tokoh-tokoh entrepreneur sukses di Indonesia
7. Sudah terbukti mendapatkan banyak testimoni positif dari para pembacanya
“Kenapa Saya harus beli ke Anda?”
1. Karena produk ini tidak dijual di toko buku
2. Disini Anda bisa mendapatkan banyak DISKON, HADIAH, dan BONUS Spesial
3. Akan tergabung dengan komunitas Billionaire Club yang akan dibimbing langsung oleh @DewaEkaPrayoga
“Kenapa Saya harus beli sekarang?”
1. Dicetak terbatas
2. Promo DISKON tidak akan terulang
3. Harga Spesial hanya berlaku sampai hari ini
4. BONUS Spesial khusus untuk 30 orang tercepat
Bagaimana, sudah terbayang maksud Saya?
Intinya, Anda harus mengingatkan calon pembeli kenapa mereka harus beli produk Anda, kenapa mereka harus beli di Anda (bukan di yang lain), dan kenapa mereka harus beli sekarang (tidak besok, atau lusa, atau minggu depan). Walaupun bisa jadi calon pembeli tidak menanyakannya, tapi cobalah Anda jelaskan terlebih dahulu mengenai alasan-alasan tersebut.
Kalau Anda sudah mampu menggali alasan-alasan ini, maka jualan bukan lagi sesuatu yang susah. Percayalah...

19. IKUT-IKUTAN
‚ORANG INDONESIA SUKA IKUT-IKUTAN. SILAKAN MANFAATKAN!‛

Orang Indonesia suka ikut-ikutan. Nggak percaya?
Jika Anda berada di sebuah mall, melihat kafe yang A ramai, yang B sepi, Saya yakin kemungkinan besar Anda memilih kafe A. Kecuali Anda orang yang melawan arus, atau nggak punya fulus. Hehe..
Teknik IKUT-IKUTAN bisa Anda gunakan untuk melariskan jualan Anda. Misalnya, jika Anda baru buka sebuah restoran, tugas Anda yang pertama adalah meramaikannya terlebih dulu. Yang penting rame dulu! Kalau udah rame, orang lain bakal penasaran, “Wah restoran ini rame banget.. Pasti enak... Buktinya sampe membludak gitu...”. Nyatanya bisa jadi rasa makanannya biasa-biasa saja. Hanya saja konsep restorannya dibuat unik dan ramai, untuk memancing pengunjung yang lain datang kesana.
Teknik ini juga bisa dilakukan saat Anda ingin menjual produk Anda, misalnya dalam menu makanan Anda bertuliskan:
 “Best Seller”
 “Rekomendasi Chef”
 “Enaak...!!”
 “Paling Banyak Dicari....”
“Berarti hanya untuk makanan aja dong coach?”
Kata siapa? Coba sekali-kali Anda berkunjung dan belanja ke Rabbani. Lihat tulisan yang bergantungan di setiap tempatnya. Baca dan resapi apa makna dan teknik yang dia gunakan. #BukanIklanBerbayar hehe

Oh ya, contoh lain penggunakan teknik ikut-ikutan adalah dengan menginfokan kepada calon pembeli Anda seolah-olah produk Anda sudah digunakan oleh banyak orang. Misalnya...
 “9 dari 10 wanita sudah menggunakan XYZ...”
 “Artis sekelas ABC saja sudah pernah makan disini, bagaimana dengan Anda?”
 “Ustadz YZ saja sudah join, kamu?”
 dan lain-lain
Sudah terbayang inti dari teknik Ikut-ikutan ini?

20. TONJOLKAN MANFAAT
‚JELASKAN MANFAATNYA, BUKAN FITURNYA‛
Pada hakikatnya, orang lain TIDAK PERNAH membeli produk Anda. Mereka membeli ‘sesuatu’ di balik produk tersebut. Orang tidak pernah membeli shampoo, mereka membeli khasiat dari shampoo yang diberikan (meluruskan rambut, menghilangkan ketombe, membuat harum, agar tidak rontok, menghilangkan ketombe dan tidak balik lagi, dll). Orang tidak pernah membeli mobil, mereka membeli fungsi dari mobil tersebut (kecepatannya, kemewahannya, simpel, bahan bakarnya yang irit, fungsional untuk keluarga, dll).
Teknik TONJOLKAN MANFAAT menuntut Anda untuk menguasai Product Knowledge dan detail manfaat dari produk yang Anda jual. Jangan sampai ketika calon pembeli Anda bertanya kepada Anda, Anda tidak tahu jawabannya.
Beberkan detail manfaat yang terkandung dalam produk atau jasa Anda tanpa merugikan Anda sendiri. Jelaskan kepada calon pembeli Anda, tonjolkan manfaatnya, bukan hanya fiturnya.

21. 123
‚BERIKAN 3 KEUNTUNGAN SECARA RINGKAS DALAM SATU PENAWARAN‛
Teknik 123 digunakan saat Anda menjelaskan keuntungan yang akan calon pembeli dapatkan jika mereka membeli produk Anda. Berikan 3 keuntungan secara ringkas dalam satu penawaran. Hal ini akan membuat calon pembeli Anda lebih tertarik dibandingkan jika Anda hanya menjelaskan 1 keuntungan saja.
Contoh:
 “Kalau ibu pakai produk ini, ibu akan Lebih Sehat, Lebih Cantik, dan terlihat 10 tahun Lebih Muda. Coba saja bu…”
 “Ikut Seminar ini, akan membuat Anda Lebih Kaya, Lebih Sukses, dan memiliki Lebih Banyak Jaringan”
 “Produk ini Lebih Murah, Lebih Cepat, dan Lebih Dapat diandalkan untuk berinternet daripada produk lainnya”
 “Jika Anda membeli mobil hari ini, kami akan Memberikan Asuransi, FREE Service selama 3 bulan, dan Sensor Parkir GRATIS ”
 “Kalau ibu beli hari ini, ibu dapat BONUS ekstra bed, bantal, dan GRATIS diantar sampai rumah”

22. BEFORE AFTER NOW
‚CERITAKAN APA YANG ANDA RASAKAN‛
Teknik BEFORE AFTER NOW menggunakan rasa empati ketika menjalankannya. Teknik ini akan menunjukan kepada calon pembeli bahwa Anda sudah sering mengalami atau menghadapi keberatan yang sama, dan seiring waktu, keberatan tersebut tersebut terbukti salah, dan Anda mulai merasakan manfaat dari produk tersebut sekarang.
Contoh:
 “Sebelumnya Saya juga memiliki masalah yang sama, tetapi setelah memakai produk ini, semua masalah yang mengganggu hilang dalam sekejap!”
 “Dulu Saya pun berpikir sama seperti Anda. Semua MLM itu sama. Dan Saya benar-benar merasakan apa yang Anda rasakan sekarang. Tapi setelah Saya menemukan MLM ini, perasaan tersebut berubah. Jika tidak percaya, Anda bisa luangkan waktu 15 menit untuk Saya jelaskan lebih dalam..?”
 “Dulu banyak juga orang yang meragukan khasiat dari produk herbal ini. Setelah itu saya coba berikan gratis dan rasakan manfaatnya dalam 2 minggu ini. Sekarang mereka tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga merekomendasikan produk ini ke teman-temannya...”
 “Dulu orang-orang menganggap produk ini mahal. Setelah itu saya minta mereka membandingkan sendiri harga produk ini dengan yang lainnya yang sejenis. Sekarang mereka menjadi pelanggan tetap saya, karena produk ini memang sangat terjangkau dan sangat berkualitas”
 “Sebelumnya saya pun tidak tertarik jadi reseller produk ini. Setelah itu saya coba iseng jual, eh ternyata laku keras. Sekarang saya putuskan jadi distributor produknya”

 30 teknik jualan laris 7
Share on Google Plus

About HASAN SHADIQ

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment