INTERNET MARKETING NON TEKNIS

INTERNET MARKETING NON TEKNIS

Ini fakta! Bahwa sehebat apapun metode atau tehnik yang Anda lakukan dalam berbisnis online, keberhasilannya bukan sematamata dihasilkan oleh metode atau tehniknya.

Selalu ada faktor X yang berada di balik itu semua. Bahkan sebenarnya faktor X ini jauh lebih besar perannya daripada faktorfaktor teknis itu sendiri.

Ya, Anda semua pasti sudah tahu bahwa rejeki itu Allah yang atur, rejeki itu gak bakalan ketuker, karena tiap orang sudah punya jatah rejekinya masing-masing, bahkan punya PERAN masing-masing.

Kalau sudah bicara PERAN. Maka sebetulnya kita hanya tinggal mengikuti peran apa yang diberikan Allah pada kita. Karena tidak semua orang harus jadi pengusaha, tidak semua orang harus jadi karyawan, tidak semua orang harus jual produk, tidak semua orang harus jual jasa, dll.

Ketika kita mengikuti peran kita, maka rejeki pun lebih mudah datang, bahkan terkesan datang dengan sendirinya. Karena kita dipertemukan dengan peluang-peluang serta orang-orang yang mendukung kesuksesan kita. Selain itu kita pun senang menjalaninya.

Darimana kita tahu peran kita? Secara simplenya, tinggal tanya saja padaNya, tanyakan “Ya Allah, apa peranku di dunia ini yang bermanfaat bagi orang banyak?”

Karena petunjuk tentang siapa kita itu sebetulnya ada di manamana dan selalu ditunjukkan berulang-ulang sampai kita menyadarinya. Masalahnya, untuk bisa menyadari jawaban dariNya kadang butuh waktu. Bukan karena petunjukNya yang tidak jelas, tapi karena kitanya yang belum tentu langsung ngeh dengan petunjuk yang hadir karena berharap solusi dalam bentuk yang sesuai keinginan.

Dan kalaupun udah nemu jawabannya, bukan berarti tiba-tiba JRENGG! Anda langsung kaya seketika. Tetap ada proses yang harus Anda jalani sampai kesuksesan itu tiba. Jadi, shortcut (tapi tetap berproses) untuk meraih kesuksesan di bidang apapun termasuk IM sebetulnya adalah menemukan PERAN kita ini apa, kita ini SIAPA. Karena ketika kita berdiri di jalur kita sendiri, rejeki pun lebih mudah mengikuti.

Tapi sekali lagi, gak semua orang bisa langsung ngeh dengan potensi atau perannya. Apalagi kalau lagi kepepet duit dan jualan online demi memenuhi kebutuhan keluarga, maka boro-boro mikirin peran atau potensi diri, yang dikejar adalah gimana caranya supaya dapat duit buat makan besok, buat beli susu anak, buat bayar kontrakan, buat bayar cicilan, dll.

Mendekatkan diri padaNya adalah solusi yang sudah pasti harus kita jalankan, karena bagaimanapun juga rejeki itu datang dariNya, bukan semata-mata usaha kita. Jangan sampai kita menuhankan usaha tapi lalai untuk mengingatNya. Tapi juga jangan cuma ibadah ritual tanpa usaha dan gak mau kerja, karena itu malas namanya.

3 INVISIBLE SUCCESS FORMULA
Berbagai ritual ibadah termasuk sedekah adalah faktor-faktor non teknis yang memang sudah seharusnya kita lakukan, karena itu saya tidak akan membahasnya.

Saya ingin bahas sisi non teknis lainnya yang bisa dilakukan saat Anda baru memulai bisnis online yang saya rumuskan dalam 3 Invisible Success Formula.

Apa saja 3 formula tersebut?
1. TEMUKAN ENERGI UNTUK ACTION
Saya tahu rasanya bekerja karena terpaksa, jualan online karena terpaksa, karena butuh duit buat menutupi segala biaya hidup. Tapi menjalani sembarangan bisnis yang kita gak punya energi di situ akan terasa sangat melelahkan, sehingga ketika ada hambatan atau kesulitan, kita akan mudah sekali untuk menyerah dan berpindah fokus ke bidang lain.

Seringkali orang menyangka bahwa DUIT adalah sumber energi dan motivasi. Ketika ada tutorial bisnis online yang memperlihatkan screenshot earning ribuan dolar per hari, maka rata-rata orang akan tergoda dan ingin mendapatkan penghasilan yang sama. Tapi begitu dicoba, ternyata gak semudah yang dibayangkan. Akhirnya mundur di tengah jalan, dan cari lagi yang lain. Biasanya terjadi pencarian terus menerus, berulang-ulang, sampai akhirnya cape bertahun-tahun gak maju-maju dan mencapai titik jenuh dimana kita memutuskan untuk fokus di satu bidang saja, atau membuang semua impian tentang bisnis online saking frustasinya.

Awal-awal tertarik dengan internet marketing saya tahunya cuma affiliate marketing, dimana gambaran yang saya dapatkan adalah gak perlu kerja keras, kerja cuma sebentar, lalu besoknya dan seterusnya earning ribuan dolar terus mengalir tiap hari ke rekening saya, tanpa saya harus kerja.

Saya merasa rejeki saya ada di affiliate marketing. Tapi begitu beli tutorial affiliate marketing, ternyata saya sudah CIUT duluan ketika ada instruksi harus beli domain dan hosting, harus ngiklan, harus bikin artikel, bikin landing page, dan segala tetek bengeknya. Dan akhirnya cari cara yang lebih mudah, tapi gak berhasil-berhasil.

Dari situ kelihatan jelas bahwa sebetulnya saya gak punya energi untuk menjalankan affiliate marketing, meskipun dimotivasi oleh earning ribuan dolar. Tapi akhirnya saya sadar ternyata bukan semata-mata duit yang bisa membuat saya tergerak, melainkan harus melakukan sesuatu yang saya punya energi untuk
menjalankannya.

Contoh lain bahwa duit bukanlah sumber energi adalah…pernahkah Anda ditawari bisnis yang potensi penghasilannya begitu WAH, bahkan bisa milyaran? Contoh paling umum misalnya MLM atau agen asuransi. Tapi anehnya seberapa besarpun potensi penghasilan yang ditawarkan, gak semua orang tergerak untuk menjalankannya bahkan mungkin gak semangat untuk cari duit lewat jalur itu. Bukankah itu berarti bahwa bukan semata-mata duit yang kita kejar? Tapi rasa enjoy saat menjalankannya juga bukan?

Ketika saya cerita pada banyak orang bahwa saya dapat rejeki lewat jalur SEO sehingga bisa melunasi hutang-hutang yang menumpuk selama 8 tahun, banyak orang yang tergiur untuk belajar SEO sama saya karena mereka juga punya masalah keuangan. Mereka berpikir bahwa SEO bisa jadi solusinya.

Tapi ketika mereka belajar pada saya, kebanyakan mundur di tengah jalan ketika mereka tahu bahwa SEO itu harus melakukan riset mendalam, harus bikin artikel, dan harus membangun backlink yang semuanya butuh kerja dan waktu yang tidak sebentar.

Jujur saja saya awalnya tidak suka SEO. Menurut saya ribet dan melelahkan. Tapi anehnya saya mau tetap mengerjakannya, hingga suatu hari ketika muncul telepon pertama dari calon pembeli, saya pun baru nyadar bahwa ternyata usaha saya gak sia-sia, ternyata saya bisa menaikkan blog ke pejwan dan mendatangkan telepon. Dari situlah muncul energi tambahan untuk melanjutkan belajar SEO hingga sekarang.

Tapi kalau dipikir, saat saya pertama memulai SEO dalam keterpaksaan pun saya ternyata punya energi untuk mengerjakannya meskipun secara tidak disadari. Karena waktu itu yang ada di pikiran hanya duit dan duit serta cara cepat mendapatkan duit. Dan anehnya saya bisa konsisten ngerjain SEO selama satu bulan hingga akhirnya menghasilkan. Dari situlah saya sadar bahwa saya ternyata punya energi untuk berSEO ria.

Artinya apa? Duit BUKAN lah satu-satunya sumber energi yang memotivasi kita untuk take action. Tapi karena sebenarnya kita klik di situ meskipun tanpa disadari dan hanya terhalang oleh mental block berupa rasa malas dan mental instan.

Memang ada orang-orang yang sukses meskipun awalnya ngejar duitnya aja, tapi sebenarnya itu karena kita gak melihat sisi invisible lainnya, yaitu semangat mereka, energi mereka saat mereka mau praktek dan meluangkan waktu serta tenaga untuk melakukan bisnis atau pekerjaan yang diharapkan akan menjadi
solusi kebebasan finansial mereka.

Dengan kata lain sebetulnya mereka sudah punya BIBIT PASSION di bidang tersebut sehingga enjoy menjalankannya. Meskipun di mulut mereka bilang suka karena duitnya aja, tapi di sisi lain
sebenarnya karena mereka punya energi di situ. Karena itu menduplikasi metode orang sukses saja seringkali tidak cukup jika kita tidak menduplikasi energi mereka, semangat mereka, bahkan passion mereka.

Jadi cobalah cek level energi Anda ketika ingin memulai IM. Apakah Anda termotivasi karena nafsu? Atau karena memang punya energi di situ? Bagaimana caranya bisa tahu kalau motivasi kita adalah nafsu atau bukan?

Kita sebenarnya tahu, karena perasaan kita jujur. Misalnya cobalah katakan pada diri sendiri, “Saya ingin sukses dan kaya dari IM!” Atau sebutkan secara spesifik bidang IMnya. Misalnya “Saya ingin sukses dan kaya dari affiliate marketing!” Lalu cek perasaan Anda DENGAN JUJUR. Ya, ini penting. Karena ketika cek perasaan, kalau kita jujur dan mau menerima reaksi apapun yang muncul, sangat mungkin yang

muncul adalah perasaan yang mengganjal, perasaan gak nyaman, perasaan yang memberitahukan bahwa ini adalah nafsu, atau perasaan apapun yang seolah memberitahu kita bahwa kita sebenarnya gak punya energi di situ. Tapi dalam tes seperti ini, banyak orang yang dari awal sudah menyangkal duluan perasaan jujur tersebut dengan memunculkan pikiran positif bahwa “saya pasti bisa”.

Tapi meskipun pikiran dan mulut bilang bisa, perasaan mungkin saja berbeda. Dan ketika berbeda, biasanya disangkal dengan cara “gak dirasa”. Yang penting action dulu! Betul action itu penting, tapi kalau motivasinya adalah nafsu, maka siap-siaplah kecewa di tengah jalan kalau hasilnya ternyata tidak sesuai harapan.

Karena itu clear-kan dulu hawa nafsu, tenangkan pikiran, luruskan dulu niat berbisnisnya, jangan pikirin dulu uangnya, tapi temukanlah metode IM yang Anda punya energi untuk menjalankannya. Yang kira-kira Anda gak akan gampang nyerah saat menjalankannya meskipun ada hambatan yang menghadang.

Dan jika sudah menemukannya, dukunglah dengan sumber energi yang dapat membuat Anda konsisten melakukannya. Salah satu sumber energi tersebut adalah energi cinta dari keluarga, dari orang-orang yang Anda sayangi. Entah itu orang tua, pasangan, atau anak-anak Anda. Bukankah senyum bahagia mereka yang ingin kita lihat saat kita sukses?

Cinta akan membuat Anda rela melakukan apa saja untuk orang yang Anda sayangi, termasuk cinta pada keluarga

2. BENEFIT DI ATAS PROFIT
Hampir semua orang sudah tahu tentang value, bahwa kita harus memberikan manfaat pada orang lain agar rejeki mengikuti. Tetapi aplikasinya kadang terlupakan.

Kalau sudah kepepet butuh duit, hilanglah semua teori tentang bisnis yang baik, lupa tentang manfaat, sehingga yang dikejar hanya profit dan profit serta bagaimana cara menghasilkan lebih banyak duit.

Saya pun sempat berpikir begitu, jualan demi dapat duit, tapi lupa menebar manfaat. Bukan berarti yang cuma ngejar duit gak bakalan bisa kaya, malah ada yang tetap sukses dan kaya meskipun cuma ngejar profit semata. Tetapi perlu kita ingat kembali bahwa kita bukan cuma sukses di dunia yang kita kejar, melainkan juga sukses di mata Tuhan.

Salah satu kunci sukses dunia akhirat adalah menjadi orang yang bermanfaat dan memberikan manfaat pada banyak orang. Pepatah bijak mengatakan, jangan menjual produk yang bisa membuatmu mendapatkan uang, tapi juallah produk yang bermanfaat bagi orang banyak, maka uang akan datang dengan sendirinya.

Dengan kata lain, jangan mengutamakan profit sampai mengabaikan benefit. Kejarlah benefit, maka profit akan mengikuti. Jadi mari sama-sama luruskan niat, karena penting sekali kita niatkan untuk memberi manfaat dengan menjual sesuatu yang bermanfaat, bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, tapi
demi hajat hidup orang banyak.

2. BENEFIT DI ATAS PROFIT
Hampir semua orang sudah tahu tentang value, bahwa kita harus memberikan manfaat pada orang lain agar rejeki mengikuti. Tetapi aplikasinya kadang terlupakan.

Kalau sudah kepepet butuh duit, hilanglah semua teori tentang bisnis yang baik, lupa tentang manfaat, sehingga yang dikejar hanya profit dan profit serta bagaimana cara menghasilkan lebih banyak duit.

Saya pun sempat berpikir begitu, jualan demi dapat duit, tapi lupa menebar manfaat. Bukan berarti yang cuma ngejar duit gak bakalan bisa kaya, malah ada yang tetap sukses dan kaya meskipun cuma ngejar profit semata. Tetapi perlu kita ingat kembali bahwa kita bukan cuma sukses di dunia yang kita kejar, melainkan juga sukses di mata Tuhan.

Salah satu kunci sukses dunia akhirat adalah menjadi orang yangbermanfaat dan memberikan manfaat pada banyak orang. Pepatah bijak mengatakan, jangan menjual produk yang bisa membuatmu mendapatkan uang, tapi juallah produk yang bermanfaat bagi orang banyak, maka uang akan datang dengan sendirinya.

Dengan kata lain, jangan mengutamakan profit sampai mengabaikan benefit. Kejarlah benefit, maka profit akan mengikuti.

Jadi mari sama-sama luruskan niat, karena penting sekali kita niatkan untuk memberi manfaat dengan menjual sesuatu yang bermanfaat, bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, tapi demi hajat hidup orang banyak.

Bisa jadi Anda akan dapat rejeki dari IM, bisa jadi bukan. Atau mungkin tetap dari IM, tapi dari metode yang lain yang tidak Anda duga sebelumnya.

Seperti saya yang awalnya sangat ingin berpenghasilan ribuan dolar dari affiliate marketing, ternyata kemudian menemukan jalur rejekinya lewat SEO. Satu hal yang sangat saya tidak duga dan tidak pernah saya rencanakan sebelumnya.

Saya teringat pepatah om Bob Sadino dalam sebuah seminar, beliau pernah mengatakan kurang lebih seperti ini, “Saya ini gak pernah punya rencana, tapi saya hanya mengikuti rencana Sang Maha Perencana…”

Itu adalah nasehat yang luar biasa. Karena kembali seperti yang saya sebutkan di awal ebook ini, kita akan lebih mudah sukses saat kita menemukan PERAN kita di dunia ini.

Jadi dalam hal ini, yang bisa Anda lakukan adalah:
1. Dari awal Anda sudah berserah mengikuti rencanaNya, dengan menanyakan apa peran Anda di dunia ini. Kemudian ikutilah petunjuk-petunjuk yang dihadirkan untuk Anda.
2. Tetaplah buat rencana, silahkan tentukan pilihan Anda di IM, tapi pasrahkan hasilnya pada Yang Maha Kuasa. Sambil jalan, biarkan Tuhan menunjukkan pada Anda apakah Anda harus tetap di jalan IM yang Anda tempuh tersebut, ataukah dari jalan lain yang lebih baik sesuai kehendakNya.

Dan tak kalah pentingnya lakukan dua hal secara berbarengan saat Anda berusaha:
1. Fisik bekerja/berusaha
2. Hati pasrah padaNya

Apapun yang Anda pilih, apakah sejak awal sudah meminta petunjuk dan mengikuti rencanaNya, atau tetap membuat rencana lalu pasrahkan hasilnya, niatkanlah sejak awal untuk membiarkan Allah mengabulkan kesuksesan Anda dalam bentuk yang terbaikn dan pada saat yang paling tepat sesuai kehendakNya.

Sebagai pengingat saat menjalankan bisnis Anda, maka Anda bisa membuat notes entah itu sebagai wallpaper di komputer Anda, atau tempelkan di dinding tepat di depan komputer Anda, misalnya menuliskan hal-hal berikut:
- Niat memberi manfaat
- Kerja ikhlas dengan niat ibadah
- Pasrahkan padaNya

Demikianlah akhir dari artikel ini, semoga bermanfaat dan semoga kesuksesan hadir dalam hidup Anda dalam bentuk yang terbaik dan pada saat yang paling tepat sesuai kehendakNya.
Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment