YANG MEMBUAT KITA GAGAL DI BISNIS ONLINE

GAGAL DI BISNIS ONLINE

Banyak orang yang telah sukses di dunia bisnis online dan kebanyakan dari mereka berawal dari tidak
bisa apa-apadan bahkan yang tidak tahu apa itu bisnis online. Pertanyaannya saat ini adalah Mengapa Mereka Bisa, Kita Tidak?. Tulisan yang saya garis bawah tersebutlah yang sering menjadi pertanyaan saya kepada banyak orang dan termasuk diri saya sendiri. Ternyata alasan kita sangatlah tidak masuk akal!.

Berikut adalah beberapa point mengapa banyak orang gagal di bisnis online :
- Lebih memilih cara yang sangat-sangat-sangat instant!. Banyak dari orang-orang yang ingin sukses di bisnis online lebih memilih cara yang dianggap sangat cepat memberikan keuntungan. Contohnya adalah seperti percakapan saya dengan seseorang di bawah ini…
A : “mas bagaimana cara sukses nyari uang di internet?”
Saya : “mudah saja kok, yang pertama kamu belajar dulu membuat blog lalu menulis
A : Trus mas?
Saya : kalau sudah bisa, nanti kamu bisa belajar agar blognya ramai dikunjungi
A : oh gitu ya…kira-kira berapa lama ya saya bisa mendapatkan uang di internet?
Saya : Hmm…kalau pemula mungkin agak lama mas, sekitar 4 – 6 bulanan baru terasa
A : Wah lama juga ya mas, ga ada yang lebih cepat mas. Saya kira tadinya,belajar sekarang besok dah dapat duitnya?!?!?...
Saya : Buset mas, ya ga bisa mas…
A : Ribet juga ya , yang paling cepat apa mas?, saya pengen yang paling cepat
Saya : Hmm…palingcepat ya ngerampok juragan tuyul mas :D

Percakapan di atas benar-benar terjadi dan ini menggambarkan bahwa “yang bertanya kepada saya” memiliki pola pikir yang sangat sempit. 99% orang-orang seperti di atas tidak akan sukses di bisnis online atau bisnis apapun!. Wow, mengapa Saya berani menulis seperti itu?. Simple saja, ketika kita berpikir bahwa kita bisa mendapatkan sesuatu dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, maka kita akan
berusaha melakukan segala cara dengan waktu yang sesingkat-singkatnya pula.

Akhirnya tidak ada rencana dan perhitungan yang matang sebelum kita terjun ke
bisnis tersebut. Apa yang akan terjadi selanjutnya?, “PENYESALAN” :D . Saya sangat berharap tidak ada teman-teman yang seperti itu ya, hehe. Semua butuh rencana, perhitungan, usaha, doa, ketekunan dan kesabaran. Selalu kuatkan keyakinan kita, bahwa kita mampu dan kita bisa!

- Maunya modal sekecil-kecilnya tapi untung sebesar-besarnya!. Hal ini juga sering kali menjadi penyakit akut kebanyakan masyarakat kita. Banyak orang yang ingin sukses menjadi pengusaha online, tapi mereka sangat pelit bin kikir. Akhirnya seringkali mereka merusak sesuatu yang seharusnya berjalan dengan hasil yang memuaskan. Saya sering mengatakan kepada teman-teman saya, pola pikir seperti ini adalah kesalahan fatal guru ekonomi ketika di SMPdulu haha. Masih ingat jelas dulu, dengan semangatnya sang guru mengatakan “ayo anak-anak mari kita dapatkan untung yang sebesar-besarnya dengan modal yang sekecil-kecilnya!”. Nah sekarang banyak orang yang telah teracuni dengan motto tersebut dan mungkin salah satunya adalah teman-teman yang membaca ebook ini .

Apakah ada hubungannya dengan bisnis online?, ya tentu saja ada, seperti contoh di
bawah ini…

Ada seorang lelaki yang ingin sukses di internet. Ia mendapatkan arahan dari seseorang bagaimana caranya mencari uang di internet. Salah satu caranya adalah dengan membuat sebuah blog, menulis pada blog tersebut dan kemudian mengikuti program google adsense. Sang mentor menyarankan agar si lelaki tersebut
menggunakan modem dan kartu internet yang cukup baik agar pekerjaan tidak terganggu. Tapi sang laki-laki tidak mau mengikuti saran tersebut dan ia setia menggunakan koneksi internet abal-abal miliknya. Bayangkan jika untuk membuka halaman depan google saja loadingnya hingga 3 menit, berapa tahun yang dibutuhkan untuk sukses di internet :D. Apa alasan sang laki-laki tersebut? “Saya tidak punya duit”. Padahal handphonenya Iphone, kalau ditanya kok bisa handhonenya iphone, jawabannya “biar gaya gitu loh!!!”

Mari kita rubahprinsip“modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan untung sebesarbesarnya” tersebut dengan prinsip yang lebih baik, seperti “dengan modal yang cukup, usahakan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal”.

Mungkin muncul pertanyaan dipikiran teman-teman “bagaimana jika memang tidak punya duit untuk modal?”. USAHA!, tidak ada nasib seorang manusia yang akan berubah jika manusia tersebut tidak berusaha untuk merubahnya!. Ada banyak jalan keluar jika kita benar-benar yakin dan berusaha sungguh-sungguh untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dan apa yang kita cita-citakan!.

“Iya mas saya tahu, tapi bagaimana caranya kalau benar-benar ga ada duitnya!?, jangan cuma nulis kata-kata indah doank ah!”. Kira-kira ada ga ya diantara temanteman yang mengatakan hati kalimat tersebut dalam hatinya? :D . Ada ya? Haha…Wah, sabar-sabar, ada satu lagi kata-kata indah yang ingin saya tulis. Saya ingin teman-teman semua mengingat kata-kata ini selama berjuang mendapatkan apa yang kalian icitacitakan…“

Never Give Up Dude, All Come Zero”. Selalulah bercita-cita tinggi dan selalulah bermimpi serta berusaha untuk mendapatkannya!.

Nah sekarang mari kita jawab pertanyaan tadi, “bagaimana jika benar-benar tidak punyaduit untuk modal?”. Tentunya kita bisa memutar otak dan melakukan bergabagai cara agar apa yang kita rencanakan dapat berjalan dengan baik. Contohnya…
 Jika kita telah yakin dengan rencana dan perhitungan bisnis kita, maka tidak ada salahnya jika kita membuat proposal bisnis dan mengajak orang lain untuk bekerja sama sebagai partner (baik sebagai investor, tenaga kerja, manager dan lainnya). Memang tidak mudah untuk menemukan partner, tetapi jika bisnis yang kita tawarkan benar-benar masuk akal dan cukup menguntungkan, maka lambat laun kita akan menemukan orang yang tertarik untuk menjadi partner dalam bisnis yang kita miliki. Sangat banyak perusahaan / orang-orang yang melakukan tehnik ini ketika mereka bukan siapa-siapa dan tidak punya apa-apa. Contoh sederhananya adalah Google, Facebook, dan lainnya.
 Memberanikan diri untuk “meminjam”. Banyak yang mengatakan jika usaha dimulai dan dijalankan dari uang pinjaman, maka usaha tersebut tidak akan berhasil. Ah, tidak semuanya seperti itu!. Hal tersebut tidak akan terjadi jika kita “meminjam di tempat yang tepat” dan kita “benar-benar memahami bagaimana cara memage keuangan”. Dimana tempat meminjam yang tepat itu mas?. Jika kita masih baru dalam dunia bisnis, baik bisnis offline atau bisnis online, maka sebaiknya kita hanya meminjam kepada orang-orang terdekat saja. Kita bisa membuat proposal bisnis seperti pada point sebelumnya. Pada proposal tersebut, kita bisa menjelaskan berapa dana / modal yang dibutuhkan, berapa lama jangka waktu pinjaman dan berapa atau apa keuntungan yang akan di dapatkan oleh orang yang memberikan pinjaman.
 Menjual barang-barang yang kurang tepat (tidak terlalu dibutuhkan). Banyak orang yang mengeluh tidak punya modal untuk usaha tetapi handphonenya seharga Rp.5.000.000an, motornya seharga 15 jutaan dan lain-lainnya. Kadang hal tersebut sangat tidak masuk akal dan terkesan aneh :D . Jika kita telah yakin dan sangat paham akan bisnis yang akan kita jalankan, maka tidak ada salahnya kita menjual atau mengganti barang-barang yang kurang tepat tersebut dengan yang lebih murah. Sehingga sisa uang yang ada bisa kita gunakan untuk kepeluan modal usaha.
 Masih banyak hal-hal lain yang bisa kita lakukan jika kita tidak memiliki modal untuk memulai sebuah usaha. Semua kembali kepada tekad dan keyakinan yang yang ada di dalam diri kita.

- Selalu ikut-ikutan dan gampang tergiur dengan rezeki orang lain. Kesalahan selanjutnya adalah adanya sifat “panas-pasanan dan ikut-ikutan”. Rupanya sifat panas-panasan (Tetangga beli TV baru, dia jadi sakit kepala. Tetangga beli kulkas baru, dia jadi kena darah tinggi. Tetangga beli mobil baru, dia masuk rumah sakit) tidak hanya terjadi di kalangan kebanyakan ibu-ibu arisan saja. Hal seperti ini ternyata juga terjadi pada pelaku bisnis online :D . Jika sedang ramainya ini, maka ia akan mengikuti ini. Jika sedang ramainya itu, maka dia akan beralih ke itu. Jika melihat ada seseorang yang mendapatkan rezeki yang besar dari sebuah bisnis, maka ia pun akan mengikuti bisnis tersebut tanpa melakukan riset dan membuat sebuah perencaan terlebih dahulu. Banyak orang yang akhirnya meninggalkan bisnis lama mereka lalu beralih ke bisnis baru yang belum pasti keuntungannya, hanya karena ia tergiur ketika melihat orang lain telah sukses pada bisnis baru tersebut.

Kita boleh memiliki sifat iri (tapi iri yang positif ya ). Ketika kita melihat ada orang yang sukses pada suatu bisnis, maka kita pun menjadi iri dan berkata pada diri kita sendiri…“Aku juga bisa seperti dia suatu saat nanti”. Jika timbul rasa ingin tahu yang sangat besar di dalam diri kita, “mengapa dia bisa sukses”, maka sebaiknya langkah yang dilakukan adalah meniru cara yangdilakukan orang tersebut, bagaimana cara ia memulai, menjalankan dan memanage bisnisnya. Jangan langsung ikut-ikutan terjun ke bidang bisnis yang sama jika kita tidak memahaminya. Hasil yang akan didapat tidak akan sama dan mungkin malah merugi!).
- Mengaku sok sibuk dan tidak punya waktu tetapi kerjaannya hanya curhat saja. Nah ini adalah penyakit yang juga sering saya temukan pada dunia bisnis online.

Ada banyak pelaku bisnis online yang mengaku bahwa setiap hari ia sibuk mengerjakan pekerjaanya dan sudah tidak punya waktu untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan pendapatannya pada bisnis online. Padahal, kerjaanya lebih banyak seperti di bawah ini…
 Curhat di facebook atau twitter (tiap hari pusing mikirin kata-kata untuk status facebook / twitter)
 5 menit sekali me-refresh halaman depan facebook dan lalu membaca semua status teman-temannya hingga di bagian paling bawah  Seharian nongkrongin forum online (katanya sih buat nambah-nambah ilmu,
tapi sayangnya ga pernah di praktekin :D)
 Tiap hari sebelum mulai kerja, kerjaannya terlebih dahulu adalah melototin laptop atau komputer dan dilanjut dengan “bingung mau ngapain”
 Banyak juga pelaku bisnis online yang tadinya niat mau kerja dan bahkan sudah bikin planning, malah jadi asik ngegame, nonton youtube dan lainnya :D ).

Masih banyak pekerjaan wasting time lainnya yang jika saya tuliskan semuanya, maka akan semakin banyak halaman yang akan habis untuk membahasnya :p. Perlu diketahui, bahwa secara tidak sadar pekerjaan wasting time tersebut tentunya akan berakibat kurang baik untuk perkembangan bisnis online yang kita miliki. Semakin sering kita menghabiskan waktu dengan hal-hal tersebut, maka akan membuat kita semakin malas, dan bahkan akan menomorduakan bisnis online yang kita miliki!. Berhati-hatilah!!!, let’s focus and don’t waste our time!.

- Semangatnya tidak sebesar anunya!. Jadi kalau anunya kecil, semangatnya juga kecil donk mas?. Hus jangan PikTor (alias pikiran kotor :D ). Maksud saya, jika anunya kecil maka rezekinya pun kecil :D (canda doank biar ga ngantuk bacanya hehe). Pengertian semangatnya tidak sebesar anunya adalah, semangat seseorang tersebut tidak sama dan tidak seimbang dengan besarnya target yang ia inginkan.

Dan tidak jarang juga semangat seseorang tersebut menurun, dan bahkan hilang ketika di pertengahan jalan. Tidak sedikit pelaku bisnis online yang mengidap penyakit seperti ini. Banyak yang awalnya memiliki semangat yang menggebugebu, tapi ketika ia diberikan suatu cobaan dan tantangan oleh Yang Maha Kuasa, ia sangat mudah untuk menyerah dan kemudian mengeluh dan mengeluh tanpa mengambil tindakan untuk keluar dari permasalahan tersebut. Nah, saya mengajak teman-teman semua untuk selalulah berusaha dengan sungguh-sungguh dan selalu penuh kesabaran serta keyakinan ketika kita dihadapkan dengan sebuah masalah. Ada sebuah perkataan dari seorang teman saya yang bernama Agus Prayitno, saya rasa perkataannya akan sangat tepat untuk hal ini. “Jangan takut jika kita diberikan cobaan oleh Yang Maha Kuasa, karena cobaan tersebut adalah ujian untuk kita menjadi lebih baik, lebih maju dan lebih sukses. Orang-orang yang sering diberikan cobaan atau ujian, adalah orang-orang yang telah terpilih untuk menjadi orang yang sukses jika ia berhasil mengatasi cobaan atau ujian tersebut”.

- Berpikir bahwa dirinyalah yang paling benar!. Ini adalah penyakit yang cukup berbahaya menurut saya. Banyak pelaku bisnis online yang gagal di dunia bisnis online karena berpikir dirinyalah yang paling benar dan ia lalutidak mau menerima masukkan dari orang lain. Apa yang terjadi pada kebanyakan pelaku bisnis online
yang selalu berpikir bahwa mereka lah yang paling benar?. Kebanyakan dari mereka tidak memliki banyak teman (relasi) dan bahkan sering kali memiliki banyak musuh.

Mereka terkadang tidak mengetahui informasi-informasi terbaru mengenai bisnisonline dan tidak memiliki persiapan jika ada hal buruk yang menimpa bisnis onlinenya. Tentu saja hal ini tidak akan memberikan keuntungan, oleh karena itu untuk teman-teman yang membaca ebook ini, saya sarankan untuk jangan pernah memiliki sikap selalu merasa paling benar. Selalulah bersikaprendah hati dan membuka diri untuk menerima masukan-masukan yang baik dari orang lain.

- Takut dan menunda untuk melakukan tindakan!. Seringkali kita mendengar seseorang berkata seperti ini…
  • Nanti saja deh
  • Besok aja ah masih ada waktu
  • Ntar lagi ah, sekarang masih asik
  • Hmm…bakal berhasil ga ya?
  • Wah nanti rugi donk?
  • Kalau nanti tidak berhasil bagaimana?
  • Duh saya gini aja deh
Don’t think too much, if it’s good for you, just do it!. Sepertinya perkataan tersebut sangat tepat untuk orang-orang yang sering ketakutan dan menunda-nunda untuk mengambil tindakan. Percayalah, jika kita terlalu sering takut dan menunda-nunda, maka sama saja kita menghambat rezeki kita sendiri. Secara tidak langsung kita telah membuat pengantar rezeki merasa kebingungan dan lalu berkata “wah ni orang belum siap!”. Apakah itu benar?, ya tentu saja benar, coba saja kita lihat orang-orang yang sukses. Kebanyakan success story mereka menceritakan bahwa tidak pernah menunda-nunda sesuatu yang harus mereka lakukan. Mereka jugatidak pernah takut untuk menghadapi yang namanya rintangan dan tantangan. Mereka dapat dengan mudahnya mengatakan bahwa “rintangan dan tantanganlah adalah yang membuat saya bisa sukses seperti sekarang ini”.

- Sudah besar, lupa daratan!. Penyakit ini adalah penyakit paling parah yang ada di bisnis online. Penyakit SOMBONG, adalah penyakit yang paling banyak menjadi penyebab gagalnya seseorang di bisnis online. Banyak orang yang menjadi sombong setelah mereka sukses di bisnis online.

Mereka melupakan darimana mereka berasal, melupakan orang-orang yang dulu telah membantunya, dan yang lebih parahnya, mereka melupakan Sang Pencipta!. Kebanyakan dari mereka yang telah lupa daratan ini kemudian kehilangan pendapatan bisnis online mereka (dengan penyebab yang tidak bisa diprediksi dan bahkan tidak masuk akal!). Jangan sesekali merasa sombong jika kita sedang berada di atas atau jika kita telah menjadi orang besar. Selalulah ingat bahwa kita bukan siapa-siapa, kita hanya orang biasa yang berusaha untuk keluarga tercinta. Jangan pernah puas untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, dan jangan pernah berhenti untuk selalu rendah hati.

Demikian pembahasan pada BAB I, hal-jal yang membuat seseorang gagal dalam bisnis online. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari point-point tersebut.
Share on Google Plus

About Muslimina

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment