MELEDAKKAN OMSET JUALAN DI INSTAGRAM (2)

Optimasi Instagram

Memperbanyak follower tertarget bukan saja meningkatkan peluang sales disetiap Anda update instagram. Satu hal yang harus diingat bahwa di dalam instagram ada fasilitas pencarian. Ketika Anda mengetikkan kata kunci tertentu, maka akan muncul beberapa hasil pencarian berdasarkan hastag ataupun pengguna. Nah! Upayakan agar akun instagram atau postingan Anda muncul di bagian teratas hasil pencarian.

Jika di google perebutan posisi teratas pada hasil pencarian perlu pertarungan SEO yang tidak mudah. Lalu di instagram seperti apa?

Berdasarkan hasil riset yang saya lakukan, instagram akan mengurutkan hasil pencarian berdasarkan kesesuaian atau kemiripan username dan name profil dengan kata kunci yang digunakan. Contohnya Anda mengetikkan kata kunci “sepatu pria” pada kolom pencarian instagram. Maka lihat hasilnya, semua akun yang pada name dan username nya mengandung kata “sepatu pria” berada di urutan teratas.
 OMSET JUALAN DI INSTAGRAM
Apa rahasianya?

1. Setting Menjadi Privat Akun
Anda harus membuat akun instagram Anda privat mode. Karena dengan cara ini, orang-orang yang akan melihat postingan Anda mau tidak mau harus memfollow Anda terlebih dahulu.

Mungkin Anda bertanya dalam hati, jika akun Anda harus setting mode privat akan membuat orang yang belum follow tidak bisa melihat posting produk di instagram Anda, dan ini berarti akan mempersempit kemungkinan penjualan melalui instagram?

Yup! Biarkan mereka penasaran ketika ingin melihat akun instagram Anda, yang mau tidak mau mereka harus request follow kemudian Anda harus mengkonfirmasi (menyetujui) permintaan follow mereka. Barulah mereka bisa melihat isi postingan akun Anda.

Tapi coba bayangkan jika akun instagram tidak Anda proteksi. Orang yang ingin melihat bisa langsung menuju postingan Anda, dan jika mereka tidak tertarik dengan produk Anda, maka mereka akan pergi begitu saja. Dan Anda kehilangan 2 hal, yaitu kehilangan prospek pelanggan dan kehilangan satu orang yang harusnya menjadi follower instagram Anda. Paham?

Kalau sudah paham, silahkan Anda setting akun instagram Anda, caranya? Lihat gambar di bawah ini.
(Masuk menu option)                                                                (Ubah settingan akun privat)
2. Strategi TAK-TIK-TUK (Perbanyak Follower Tertarget)
Apa sih maksudnya tertarget? Jadi begini, yang dimaksudkan tertarget adalah orang-orang yang memiliki minat atau ketertarikan terhadap produk yang Anda jual. Misalnya Anda menjual jilbab, maka janganlah sekali-kali mencari follower instagram pecinta sepak bola. Meskipun bukan tidak mungkin mereka akan membeli produk Anda. Tapi sudah kita pastikan peluangnya sangat kecil daripada Anda membidik follower muslimah yang sudah jelas keseharian mereka memakai jilbab.

Pada tahap ini Anda akan melakukan aktivitas yang sangat mudah tapi membosankan. Anda harus memfollow akun orang-orang yang prospektif terhadap penjualan (tertarget). Dengan harapan mereka akan memfollow Anda kembali (follow back). Saya menyebut ini adalah strategi tak-tik-tuk.
Tak = Anda follow akun orang lain
Tik = Mereka akan meminta followback, kemudian Anda konfirmasi
Tuk = Anda unfollow mereka kembali
Mungkin strategi tak-tik-tuk ini terdengar sedikit jahat karena saya menyarankan untuk unfollow mereka yang sudah followback. Ini bertujuan untuk meningkatkan kesan popularitas akun jualan Anda. Ingat rumusnya ya, Populer = Follower > Following, dengan kata lain, jumlah follower Anda harus lebih banyak daripada jumlah following.

Strategi tak-tik-tuk ini harus dilakukan secara hati-hati. Jangan terlalu bernafsu follow terlalu banyak dalam waktu yang singkat, karena pihak instagram mengawasi gerak-gerik setiap akun. Ada batasan follow yang diijinkan yaitu 60 akun per 10 menit. Dan batasan following maksimal adalah 7.500, seperti yang diungkapkan oleh pihak instagram melalui web resminya
Jika Anda melakukan following yang berlebihan, akan berakibat penalty temporary atau banned permanent terhadap akun Anda. Jadi sekali lagi, Anda harus bijak saat melakukannya.

Pada saat Anda follow 100 akun, belum tentu 100 akun tadi akan followback seluruhnya. Nah untuk yang tidak followback, Anda harus unfollow juga mereka. Saya akan rekomendasikan aplikasi gratis untuk Anda memudahkan melihat statistik instagram. Salah satunya adalah mengetahui siapa saja yang tidak followback. Saya akan ulas cara penggunaannya pada bagian akhir ebook ini.

Anda bisa mencari follower tertarget berdasarkan hastag. Ketikkan saja di kolom pencarian menggunakan kata kunci produk Anda. Lalu akan muncul postingan dari orang-orang yang menggunakan hastag sama dengan kata kunci. Lalu silahkan follow mereka satu persatu.

Selain cara tadi, ada yang lebih akurat lagi yaitu dengan cara memfollow followernya akun instagram yang memiliki topik serupa dengan produk jualan Anda. Ingat! Jangan berlebihan melakukan following dalam waktu singkat. Karena akun instagram Anda akan terdeteksi sebagai spam oleh sistem keamanan yang dimiliki instagram.

Memiliki follower banyak dan tertarget bukan sebatas untuk gaya-gayaan atau sekedar untuk meningkatkan peluang sales. Tapi juga akan memungkinkan peluang interaksi antara Anda dan follower. Ketika interaksi antara Anda dan follower terjadi lebih sering, ini akan meningkatkan popularitas postingan Anda. Selain itu tentu saja akan memberikan citra positif terhadap reputasi akun jualan Anda.

3. Membidik Hastag Populer

Twitter adalah akun media sosial yang pertama kali mempopulerkan fitur hastag. Hingga saat ini penggunaan hastag ditiru juga oleh instagram bahkan rajanya media sosial, Facebook pun ikut serta menggunakan fitur hastag. Hastag adalah penanda suatu postingan foto di instagram agar lebih mudah ditemukan oleh pengguna lainnya.

Gunakan hastag populer yang berkaitan dengan produk yang Anda posting. Sekali lagi saya ulangi yaa! Bukan sekedar hastag popular tapi juga memiliki kaitan dengan produk. Karena tujuan kita saat ini adalah menggunakan instagram untuk jualan. Maka setiap upaya harus mengarah pada sales, atau minimalnya awareness.

Maksimal hastag yang bisa Anda cantumkan di instagram adalah 30 hastag. Upayakan 30 hastag ini sudah merupakan hastag berkualitas yang memiliki banyak pengguna dan dicari oleh banyak orang juga.

Upss satu hal lagi, sebelum Anda mulai berburu hastag populer, pastikan terlebih dahulu sasaran marketing instagram Anda. Apakah akan membidik reseller atau membidik end user (pembeli). Atau mau keduanya? Boleh, asalkan Anda kuat bersaing di harga jual dan kualitas.

Jika Anda ingin membidik end user (pembeli) silahkan pikirkan hastag yang sekiranya berkaitan dengan foto mereka dan produk Anda. Misalnya “hijabstyle”, “hijabselfie” atau “hijabme”. Karena pengguna hastag ini biasanya adalah seseorang yang berfoto menggunakan hijab.

Lain halnya ketika Anda membidik reseller yang cenderung menggunakan hastag untuk berjualan. Contohnya “jualhijab”, “grosirhijab” atau “hijabmurah”.

Sampai disini paham?
Ini penting loch, jangan sampai melewatkan membaca karena akan berdampak terhadap strategi marketing Anda di instagram. Jika masih belum paham silahkan ulangi membacanya.
Bagaimana cara mencari hastag populer?

 Silahkan Anda kunjungi www.webstagram.com
 Login menggunakan akun instagram Anda
 Ketikkan kata kunci atau hastag yang berkaitan dengan produk Anda, di kotak pencarian sebelah kanan atas
webstagram.com
Misalnya saya mengetikkan “jual hijab”
 OMSET JUALAN DI INSTAGRAM
Hasil penelurusan diatas bisa kita lihat pada bagian kiri adalah hastag populer, sedangkan pada bagian kanan adalah akun instagram yang memiliki kaitan dengan “jual hijab”

Silahkan Anda ganti lagi dengan kata kunci yang sejenis, misalnya “hijab online” atau “supplier hijab”. Kemudian catat lagi 5 hastag teratas, satukan dengan catatan yang pertama tadi. Karena ini akan menjadi hastag utama yang harus selalu Anda cantumkan setiap posting foto.

Dengan cara seperti ini, hastag yang Anda gunakan adalah hastag yang banyak dipakai orang lain. Jangan sampai Anda memakai hastag yang hanya dimengerti oleh Anda sendiri dan tidak digunakan oleh orang lain.
Data apa yang bisa kita dapatkan dari hasil pencarian ini?

Pertama, Anda bisa mengetahui hastag mana yang paling banyak digunakan oleh orang lain. Silahkan ambil 5 atau 8 hastag teratas. Kemudian simpan kedalam catatan, untuk nantinya digunakan setiap kali Anda posting instagram.

Kedua, Anda bisa mengetahui kompetitor Anda. Periksa akun mereka, cek harga jual mereka dan domisili mereka. Jika ternyata produk yang dijual masih jauh lebih mahal dari harga jual produk Anda, kemungkinan pemilik akun itu adalah reseller. Anda bisa coba tawarkan sebagai supplier mereka. Invite kontak adminnya, awali komunikasi dengan perkenalan yang menyenangkan, kemudian cobalah ajukan penawaran secara halus untuk mensupplai produk kepada mereka.

Selain mengetahui kompetitor, Anda juga bisa ikut memprospek follower mereka. Gunakan strategi tak-tik-tuk tadi, follow satu persatu follower mereka. Karena apa? Kita asumsikan bahwa follower mereka adalah orang-orang yang tertarik dengan produk yang mereka jual. Bukan tidak mungkin mereka juga akan tertarik terhadap produk Anda. Setuju?

4. Interaktif
Ada saat dimana Anda harus sesekali memberikan like terhadap foto orang-orang yang ada di timeline. Bukan serta merta karena Anda menyukai foto mereka, akan tetapi bertujuan untuk meningkatkan awareness (kesadaran) mereka bahwa akun instagram Anda aktif.

Berikan juga komentar positif yang bisa berupa pujian terhadap foto-foto orang lain. Lagi-lagi, bukan sekedar memuji akan tetapi ada misi tersembunyi ketika Anda memberikan komentar. Apalagi jika foto yang akan di komen belum ada komentar dari orang lain. Komentar Anda akan dilihat oleh follower lainnya, dan bisa saja follower orang yang Anda beri komen tadi tertarik untuk follow akun jualan Anda atau bahkan order produk yang Anda jual. Wuih rejeki tuch!

Jadilah senatural mungkin, bangun hubungan lebih dekat dengan follower. Dan jangan sekali-kali spaming jualan di foto orang lain. Menawarkan jualan atau promosi dengan berkomentar di foto orang lain adalah salah satu tindakan spamming yang akan berakibat fatal terhadap kelangsungan akun Anda. Bisa saja sang pemilik foto yang merasa terganggu melaporkan komen Anda kepada pihak instagram yang bisa berujung pada penalty atau akun banned (ditutup) permanen.

 OMSET JUALAN DI INSTAGRAM
 OMSET JUALAN DI INSTAGRAM
5. Panduan Posting Produk untuk Jualan
Saya anggap Anda sudah mengerti bagaimana cara posting produk di instagram. Jadi saya tidak perlu menuntun langkah demi langkahnya. Atau jika memang Anda belum mengerti cara posting produk, tak perlu khawatir. Silahkan gunakan google dengan kata kunci “cara posting foto di instagram”
Back to topic!

Jika Akun instagram Anda baru, belum banyak posting ataupun follower. Silahkan rajin-rajinlah posting produk. Saya sarankan jangan posting sekaligus dalam waktu yang singkat. Ada kiat-kiat yang harus Anda perhatikan setiap akan posting produk jualan.

 Waktu Premium
Ada waktu-waktu dimana orang sangat sibuk, dan ada juga waktu dimana orang-orang memiliki keleluasaan untuk membuka instagram dari gadget mereka. Saya menyebutnya ini adalah waktu premium. Waktu potensial untuk Anda update produk atau sekedar posting foto di instagram.

Pukul 05.00 s.d 06.00 adalah waktu potensial. Karena saat itu orang-orang belum terlalu sibuk dengan aktivitas pribadi. Dan juga, belum banyak akun kompetitor yang sudah beredar di timeline mereka. Sehingga kemungkinan besar produk Anda dilirik dari calon buyer.

Pukul 11.00 – 12.00 adalah waktu orang-orang istirahat dari kesibukan mereka. Besar kemungkinannya mereka menikmati waktu istirahat dan makan siang sambil cek instagram.

Pukul 17.00 s.d 22.00, malam hari adalah waktu paling leluasa untuk seseorang menggunakan gadget mereka lebih sering. Saya menyebutnya “golden time”, waktu potensial untuk Anda posting foto-foto menarik atau menjalankan strategi tak tik tuk.

 Jangan Cantumkan Harga
Anda cukup mencantumkan keterangan atau spesifikasi produk saja, jangan cantumkan harga. Ini bertujuan untuk membuat orang penasaran, yang pada akhirnya akan invite line atau pin BBM jualan Anda. Kalau sudah invite BBM, mereka akan menjadi prospek tetap yang suatu saat bisa saja berubah dari prospek menjadi buyer dan akhirnya menjadi customer.

Selain itu untuk menghindari intaian kompetitor yang bisa saja akan merusak pasar Anda dengan menurunkan harga jual lebih murah daripada harga produk Anda.

 Cantumkan Kontak Customer Service
Tidak perlu saya jelaskan alasan kenapa harus mencantumkan kontak customer. Karena inilah yang akan mengarahkan mereka untuk membeli produk Anda. Anda bisa mencantumkan no Hp, ID Line atau pin BBM.

 Gunakan Foto Resolusi Baik
Foto yang memiliki resolusi kecil akan terlihat pecah, dan foto yang memiliki resolusi besar akan membuat proses upload berjalan lambat, bahkan bisa saja menjadi error karena lemahnya sinyal atau kuota internet Anda.

Saran saya jangan menggunakan efek yang dapat merubah originalitas warna. Kalaupun mau menggunakan efek, cukup untuk brightness dan kontras saja. Itupun jangan menerapkannya secara berlebihan.

BERSAMBUNG KE BAGIAN 3


Share on Google Plus

About Muhammad Ismail

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment